Kemenkop Dorong Pengrajin Batik Optimalkan Unsur TKDN, Nilai Ekspor Capai Triliunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi para produsen pengrajin batik di Pekalongan tengah membuat motif beragam. SP/ PKL
Ilustrasi para produsen pengrajin batik di Pekalongan tengah membuat motif beragam. SP/ PKL

i

SURABAYAPAGI.com, Pekalongan - Indonesia yang dikenal dengan batiknya selalu membuat banyak wisatawan hingga negara lain ikut terpesona. Hal tersebut membuat Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong batik dalam negeri tersebut.

Dirinya menekankan serta mendorong para produsen pengrajin batik lebih mengoptimalkan proses pembuatan dengan menggunakan unsur Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih tinggi. Hal itu lantaran, selama ini produksi batik justru menggunakan katun impor.

Dorongan tersebut salah satunya melalui fasilitasi sinergi Asia Pacific Rayon sebagai produsen viscose rayon lokal dengan koperasi perajin batik di Pekalongan. Disatu sisi Menteri Teten juga mendukung bisnis agregasi lantaran dapat produsen dapat memasok batik ke dalam satu buah toko online dengan nyaman. Salah satunya adalah Sarinah.

“Kemenkop (Kementerian Koperasi dan UKM) juga mendorong perajin batik mengoptimalkan ekosistem aggregator," ujar Teten, Minggu (26/11/2023).

Teten juga mendukung Sarinah untuk mendukung pengembangan batik. Dalam hal itu, menurutnya langkah Sarinah sudah sangat tepat mengambil peran sebagai super agregator untuk di subsektor wastra dan kriya nusantara, khususnya batik. 

Melalui model bisnis agregasi diharapkan pembatik dapat terkonsolidasi, kualitas produksi dan manajemen meningkat, sampai akses pengetahuan, teknologi, pembiayaan, serta akses pasar semakin terbuka.

“Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi untuk membangkitkan kejayaan batik. Itu melalui berbagai event internasional dan event nasional seperti Panggung Karya Nusantara,” jelas dia.

Berdasarkan data Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian, ada 3.159 unit usaha batik yang tercatat di seluruh Indonesia. Industri batik skala besar-sedang berjumlah 208 unit. 

Usaha batik mikro-kecil menengah berjumlah 2.951 unit. UMKM batik memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Kontribusinya sebesar 1,2 persen terhadap PDB Indonesia dan menyerap 3,5 juta tenaga kerja.

“Nilai ekspor batik pada 2022 mencapai Rp 1 triliun dan diekspor ke lebih dari 100 negara di dunia. Target pemerintah dapat mencapai ekspor hingga 100 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 1,5 triliun pada 2023,” tutur Teten. pkl-01/dsy

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …