Hutang Rp 1,4 Miliar untuk Main Trading, Ruslan Tedjokusumo Bunuh Rekan Bisnisnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ruslan Tedjokusumo, saat ditangkap usai membunuh rekan bisnisnya sendiri Eddi Santoso hanya karena punya hutang Rp 1,4 Miliar untuk main trading.
Ruslan Tedjokusumo, saat ditangkap usai membunuh rekan bisnisnya sendiri Eddi Santoso hanya karena punya hutang Rp 1,4 Miliar untuk main trading.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Ruslan Abdul Gani Tedjokusumo (41), warga Jalan KH. Mukmin Sidoarjo diamankan polisi akibat membunuh temannya Eddi Santoso (42), warga Perumahan Citra Garden Blok C, Buduran, Sidoarjo. Alasan Ruslan Abdul Gani  membunuh Eddi Santoso karena Ruslan punya hutang pada korban senilai miliaran rupiah. Hutang itu dipakai Ruslan Abdul Gani untuk main trading.

Motif itu diketahui setelah Penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota menangkap pelaku dan memeriksanya secara intensif.

Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Azi Pratas Guspitu menjelaskan, pelaku menikam korban hingga tewas di pinggir Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, Dusun Pangkrengan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

"Hubungan korban dan tersangka ini adalah rekan bisnis di bidang trading saham cukup lama. Motifnya perkara hutang. Tersangka punya hutang kepada korban senilai Rp1,4 miliar," jelas Azi Pratas, Senin (4/12/2023).

Azi Pratas menerangkan bahwa pelaku berhutang Rp1,4 miliar kepada korban secara bertahap sejak September 2023, untuk modal bisnis trading saham.

Namun dalam kenyataanya, bisnis tersebut merugi. Korban kemudian menagih uang tersebut kepada pelaku. "Dalam kesepakan antara tersangka dan korban, uang tersebut akan dikembalikan oleh pelaku pada Senin (4/12/2023) ini," tambahnya.

 

Kesal Ditagih Terus

Karena kesal terus ditagih, pelaku kemudian diduga merencanakan pembunuhan pada Sabtu (2/12/2023). Awalnya pelaku menjemput korban di rumahnya sekitar pukul 16.30 WIB, menggunakan mobil Wuling Cortez bernopol W 417 CU.

Saat di dalam mobil, pelaku mengajak korban menjual 38 emas batangan untuk melunasi hutangnya. Korban lantas percaya, kemudian mengikuti perjalanan menjual emas.

Namun sampai di Dusun Pangkrengan sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku menghentikan laju mobilnya dan berniat buang air kecil di tepi jalan, diikuti korban.

Pelaku yang lebih cepat selesai kencing, lalu mengambil pisau yang sudah dibawanya dari dalam mobil. Pelaku langsung menikam korban tiga kali di bagian perut kiri, lengan kanan dan pipi kiri.

"Korban sempat lari minta bantuan ke warga sekitar. Setelah sempat ditanya warga, nyawa korban tidak tertolong saat perjalanan ke rumah sakit. Sementara pelaku pulang ke rumahnya, dan menyerahkan diri ke Mapolresta Sidoarjo," ungkapnya.

 

Mengambil Emas Batangan

Sementara pelaku Ruslan mengaku membawa pisau dari rumahnya untuk alat pertahanan diri, karena membawa emas batangan yang katanya senilai Rp2 miliar. Hal itu juga diketahui oleh korban.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau berwarna silver dengan panjang 25 cm, sebuah kaos warna merah, celana hitam, saputangan, mobil Wuling putih bernopol W-417-CU, ponsel, dan tas milik tersangka yang hampir semuanya terdapat bercak darah.

Kemudian polisi juga mengamankan total 48 emas batangan. Dengan rincian 10 batang forex emas bertuliskan huruf Cina, sembilan batang forex emas bertuliskan the perth mint, dan 29 batang australia dan argor-heraeus the golden link.

Akibat perbuatannya, tersangka RAGT disangkakan atas pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. ris/ham/rmc

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…