Meski Diperpanjang, Proyek Puskesmas Mojoagung Jombang Rp 5,4 Miliar Tetap Molor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung Jombang. SP/Sarep
Pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung Jombang. SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Proyek miliaran rupiah, pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung, Kabupaten Jombang masih belum rampung dikerjakan. Meski kontraktor sudah meminta perpanjangan waktu. 

Kontrak pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung, Jombang dengan anggaran Rp 5,4 miliar tersebut sedianya selesai pada 9 November 2023. Lantaran, dirasa tidak mampu menyelesaikan sesuai batas waktu kontrak, kontraktor CV Sugio Langgeng meminta tambahan waktu selama 15 hari. 

Namun, pantauan SURABAYAPAGI.COM nampak pekerjaan Puskesmas Mojoagung belum selesai. Terlihat pada bangunan lantai dua masih berantakan. Atap belum dilakukan pengecetan. Selain itu, kaca jendela juga belum terpasang.

Tembok bagian samping dan belakang Puskesmas Mojoagung juga masih belum diaci serta lantai paving juga belum dikerjakan. 

Meski belum bisa merampungkan pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung, PT Sugio Langgeng tetap bisa bernafas, karena Dinas Kesehatan (Dinkes) masih memberikan kesempatan pelaksana tetap melanjutkan pekerjaannya. Dengan alasan progress pekerjaan tinggal sedikit sudah mencapai 97 persen. 

Sekretaris Dinkes Syaiful Anwar, mengatakan kontraktor pelaksana memang hanya meminta tambahan waktu 15 hari. Namun, pekerjaan hingga saat ini belum rampung. 

"Progresnya sudah mencapai 97 persen, Pengerjaan tetap dilanjutkan, dan denda juga tetap berjalan sesuai dengan keterlambatan," tuturnya, Selasa (05/12/2023). 

Dinkes dikatakan Syaiful menargetkan tujuh hari pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung Jombang sudah selesai. Terlebih lagi, pekerjaan hanya finishing saja.

”Kalau kurang 3 persen. Satu minggu harusnya cukup untuk diselesaikan. Jaminan pelaksanaan juga diperpanjang hingga 21 Desember, ini untuk mengamankan agar pemerintah tidak rugi,” ungkapnya. 

Ia mendorong pihak pelaksana untuk menambah pekerja. Sehingga, pekerjaan bisa selesai secepatnya. Sarep

Berita Terbaru

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…