Warga Keluhkan Bau Limbah Tak Sedap, Pemdes Balongbendo di Minta Tegur Pemilik Usaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
UD Jalandara Balongbendo, tempat beroperasi produksi minyak goreng
UD Jalandara Balongbendo, tempat beroperasi produksi minyak goreng

i

SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Akibat bau tak sedap yang diduga timbul dari hasil limbah produksi minyak goreng, puluhan warga RT 07 RW 03, Desa Balongbendo, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo melayangkan surat protes melalui pemerintah desa (Pemdes) setempat.

Warga menuntut, pihak pemdes memberi teguran kepada pemilik usaha minyak goreng yang beroperasi di kantor Koperasi Unit Desa (KUD) Jalandara Balongbendo itu. Lantaran, warga merasa terganggu, dan tak tahan lagi dengan adanya bau tak sedap yang diduga timbul dari limbah ampas kelapa tersebut.

"Baunya cukup menyengat dan tidak bisa ditolelir. Karena warga sangat resah dan tidak nyaman akibat limbah ampas kelapa dari hasil produksi minyak goreng," ujar Abdul Fatah, warga RT 7 RW 03 Desa Balongbendo, saat ditemui di warkop depan kantor KUD Jalandara Balongbendo, Selasa (5/12/2023)

Abdul Fatah, menerangkan bahwa, sejumlah tokoh masyarakat (Tomas), semua anggota BPD, Pemdes Balongbendo dan warga terdampak telah sepakat untuk memberikan peringatan tertulis kepada pihak pengusaha minyak goreng yang beroperasi di gudang milik KUD Jalandara yang beralamat di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo tersebut.

"Sesuai hasil kesepakatan yang tertuang dalam berita acara rapat pada hari Senin (4/12/2023) kemarin mas," terangnya.

Menurutnya, apabila dalam waktu 7 hari belum ada tanggapan dari pemilik perusahaan, maka aksi protes akan di gelar di kantor KUD Jalandara yang berlamat di Desa Jabaran tersebut.

"Maka perwakilan dari warga RT 7 RW 03, Tomas, lembaga desa dan Pemdes akan membuat aksi di kantor KUD ," akunya.

Sementara itu, Sumanto, Kepala Desa (Kades) Balongbendo, mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengirimkan surat teguran kepada pemilik usaha yang pemproduksi minyak goreng tersebut.

"Saya belum melakukan konfirmasi ke pihak penyewa KUD (pemilik usaha, Red). Besok hasil dari rapat musyawarah warga akan saya kirim ke pemilik usaha," kata Sumanto.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pusat Penelitian Kependudukan dan Lingkungan Hidup, (PPKLH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten sidoarjo, Luh Yuni, menjelaskan, bahwa terkait permasalahan limbah ampas kelapa yang di keluhkan warga Desa Balongbendo pihaknya akan survei lokasi dan segera melakukan pengkajian.

"Kami akan melakukan survei untuk melakukan kajian lingkungan guna memastikan penyebab adanya bau itu mas," ucap Luh Yuni, saat di konfirmasi melalui via selullernya, Selasa (5/12/2023)

Hingga berita ini ditayangkan, pemilik usaha produksi minyak goreng yang beroperasi di kantor KUD Jalandara Balongbendo belum bisa dikonfirmasi. jum

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…