Terlihat Betah Menjomblo, Ternyata Fuji Ngaku Dekat dengan Anak Pesantren

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fujianti Utami atau Fuji. SP/ JKT
Fujianti Utami atau Fuji. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kisah asmara Fuji memang tak ada hentinya untuk selalu dibahas apalagi menjadi obrolan banyak netizen diluaran sana. Pasalnya akhir-akhir ini usai putus dengan Thariq Halilintar, Fuji menjadi lebih menjaga privasi dan tak pernah mengumbar kedekatan dengan pria manapun.

Sebelumnya, dirinya pernah ramai dikabarkan dengan dan berpacaran dengan dengan pesepakbola, Asnawi Mangkualam Bahar. Lantaran momen kebersamaan Fuji dan Asnawi yang dibilang mesra dan semakin akrab terungkap dan beredar di media sosial.

Kendati demikian, Fuji mengaku bahwa ia dan kapten Timnas ini hanya dekat sebagai teman. Namun, baru-baru ini Fuji justru blak-blakan menceritakan tentang seorang pria yang pernah dekat dengannya usai putus dari Thariq Halilintar.

"Jadi waktu itu, aku sempat dekat dengan cowok. Ini setelah putus sama Thariq lah, aku dekat sama cowok," ucapnya mengutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Minggu (07/01/2024).

Siapa sangka, cowok tersebut ternyata adalah seorang anak pesantren. Adik ipar mendiang Vanessa Angel ini menjelaskan bahwa cowok tersebut adalah teman lama yang tiba-tiba mendekatinya lagi.

"Tapi dia itu jauh, dia pesantren. Jadi dia itu kayak teman lama aku, terus kontakan lagi, terus dia ternyata lagi pesantren," ujarnya.

Sayangnya, mereka tak pernah bertemu karena jadwal Fuji yang padat. Hubungan mereka pun hanya sebatas saling berkomunikasi jarak jauh.

"Kan sibuk gitu. Yang penting kan aku cuma kabar-kabaran aja, nggak perlu ketemu. Dia video call," ungkapnya.

Namun, sayangnya, menurut Fuji kedekatannya dengan anak pesantren tersebut tak berlanjut ke tahap berikutnya, hanya sekedar teman saja. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…