Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om Ressa blak-blakan soal gugatan fantastis yang dilayangkannya, yakni senilai Rp 7 miliar.

Dino menegaskan, tidak akan mundur dan sangat percaya diri dengan bukti yang dimilikinya. Ia bahkan menyebut peluang kemenangannya di pengadilan nyaris sempurna.

"Saya sudah berkeyakinan 95% gugatan saya ini pasti berhasil," ujar Dino Rossano Hansa dengan nada optimis di Studio Pagi-Pagi Ambyar TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).

Denada secara terbuka mengakui Ressa Rossano sebagai anak kandungnya.

Denada merupakan keturunan campuran Batak, Madura, Jawa, dan Pakistan yang membentuk kepribadiannya. Emilia Contesa, Ibunya adalah penyanyi legendaris Indonesia, sementara ayahnya seorang pejabat di DKI Jakarta.

Melalui kiriman video di akun Instagram-nya, Denada yang selama ini bungkam mengejutkan publik dengan pengakuan bahwa Ressa adalah darah dagingnya yang telah lama terpisah.

Sambil menahan tangis Denada mengungkapkan penyesalan yang mendalam karena telah membiarkan putranya tumbuh tanpa kehadirannya sejak kecil.

"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," ucap Denada dengan nada suara bergetar pada Senin (2/2).

Ia berdalih bahwa di masa lalu, kondisi psikisnya sedang tidak layak untuk mengasuh seorang anak. Pengakuan ini pun menjadi muara dari isu penelantaran anak yang belakangan menyeretnya ke ranah hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

 

Ajak Islah

"Saya bukan tipikal yang mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat, tanpa perhitungan yang matang, tanpa konsep yang jelas. Ya itu sudah, 95% pasti berhasil," tambahnya.

Saat dikonfirmasi ulang mengenai angka fantastis tersebut, Dino membenarkan, tuntutan ganti rugi sebesar Rp 7 miliar masih tercantum dalam formulasi gugatan (Pasal 1365).

"Formulasi gugatan itu kan sudah diajukan, kan nggak mungkin diajukan berubah. Makanya saya bilang soal angka Rp 7 miliar itu ada," tegasnya.

Meski begitu, Dino memberikan wanti-wanti keras kepada Denada. Ia menyebut angka itu bukanlah tujuan utama, namun jika proses hukum terus berlanjut hingga pembuktian tanpa ada itikad baik untuk datang menemui, pihak Denada yang justru akan mengalami kerugian besar.

"Kalau ini sudah masuk proses persidangan dan bukti ya, nanti Njenengan ini akan lebih rugi lagi. Jangan sampai nanti sampeyan tambah hancur di situ," ancam Dino.

Ia menyarankan Denada untuk segera datang dan melakukan islah sebelum terlambat. Menurutnya, masalah angka sebenarnya masih bisa dinegosiasikan asalkan Dena mau menurunkan ego.

"Poin petitum soal angka, itu bukan utama. Kalau memang keberatan soal itu, itu masih bisa dinegosiasikan," tutupnya.

Sidang kasus ini rencananya akan berlanjut ke tahap e-court pada tanggal 11 mendatang.

 

Pengakuan Denada

Denada sudah memberikan pengakuan dalam Instagram miliknya. Ia mengakui Ressa adalah anak kandungnya.

"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Resa karena Resa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," kata Denada sambil menahan tangis dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Senin (2/2/2026).

Denada mengungkapkan alasan di balik keputusannya berpisah dengan buah hatinya selama puluhan tahun. Ia menyebut saat Ressa masih bayi, dirinya sedang dalam keadaan mental yang tidak stabil untuk mengasuh seorang anak.

"Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak," tuturnya dengan nada suara yang bergetar.

Tak hanya itu saja, Denada juga mengungkapkan penyesalan yang mendalam karena butuh waktu yang sangat lama bagi dirinya untuk berani jujur kepada Ressa.

"Saya juga ingin minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini, setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan Ressa bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf," ujar Denada. n bw/ec/rmc

Berita Terbaru

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan S…

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hujan tak menyurutkan tensi pertandingan persahabatan antara Grass 2000 melawan Taman Veteran di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Min…

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop…

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi para wisatawan, kabar ini menjadi angin segar untuk sekedar berlibur dengan tarif yang sangat murah. Pasalnya, menjelang…

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim…

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menuai pro…