Megawati Dipastikan Puan, Ramaikan Kampanye Akbar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPU RI, pada Minggu (14/1/2024) kemarin menggelar rapat koordinasi membahas persiapan pelaksanaan kampanye jelang pemilu 2024 dengan metode rapat umum yang akan digelar pada 21 Januari-10 Februari 2024 di Gedung KPU.
KPU RI, pada Minggu (14/1/2024) kemarin menggelar rapat koordinasi membahas persiapan pelaksanaan kampanye jelang pemilu 2024 dengan metode rapat umum yang akan digelar pada 21 Januari-10 Februari 2024 di Gedung KPU.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, tak lama lagi akan 'turun gunung' dalam Kampanye Akbar Pemilu 2024. Megawati bakal mengkampanyekan pasangan calon nomor 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani, belum tentukan kota kampanye yang dihadiri Megawati.

Puan, masih menunggu jadwal kampanye akbar yang akan ditetapkan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Nanti kita jadwalkan. Insya Allah beliau (red, Megawati) akan hadir di tempat-tempat yang memang rakyat menunggu," ujar Puan saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1/2024).

 

Penjelasan KPU

Anggota KPU, August Mellaz menjelaskan untuk pelaksanaan kampanye rapat umum Pemilu 2024 akan berlangsung selama 21 hari, mulai 21 Januari sampai 10 Februari. KPU akan membagi menjadi tiga zona, yaitu zona A, B, dan C.

"Jadi zona kampanye untuk pemilu, untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nanti dibagi menjadi tiga zona, zona A,B, dan C. Nanti akan ditentukan zona A paslon yang mana zona B, dan zona C paslon yang mana," kata Mellaz setelah mengikuti rakor persiapan kampanye rapat umum di Kantor KPU, di Jakarta, Minggu (14/1/2024).

Ia menjelaskan bahwa pembagian tiga zona tersebut akan disesuaikan secara proporsional dengan jumlah provinsi di Indonesia sesuai zona waktunya.

Dengan pembagian zona tersebut, maka masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden akan berkampanye rapat umum di zona berbeda setiap harinya.

"Nanti akan dibagi secara proporsional berdasarkan basis waktu misalnya WIB, WITA, WIT. Jadi nanti akan ada konteks pembagian zona tertentu setiap paslon secara bergantian," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam rakor tersebut juga disepakati bahwa kampanye rapat umum untuk partai politik, pembagian zonanya akan mengikuti jadwal kampanye pasangan calon.

Setiap partai politik akan mengikut kampanye capres dan cawapres yang diusungnya, kecuali dua partai politik yang akan berkampanye dalam zona waktu tersendiri, yakni Partai Buruh dan Partai Kebangkitan Nasional.

 

Harapan Puan Lancar

Ketua DPR RI itu berharap kegiatan kampanye akbar Mega, dapat berjalan lancar.

"Insya Allah kampanye akbar itu akan berjalan dengan baik, lancar, tertib. Dan semuanya, semua pihak menghargai dan menghormati posisinya masing-masing," jelas dia.

 

18 Provinsi Kemenangan PDIP

Sementara Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengaku partainya akan fokus pada daerah yang menjadi basis dukungan pada kampanye akbar tersebut.

"Daerah-daerah yang menjadi basis PDI Perjuangan itu akan menjadi fokus kampanye akbar. Dan kemudian 18 provinsi yang Pemilu 2019 dimenangkan oleh PDI Perjuangan juga menjadi fokus konsentrasi dari PDI Perjuangan," kata Hasto di Rumah Susun (Rusun) Tanah Tinggi, Jakarta, Minggu (14/1/2024) pagi WIB.

Dalam kesempatan itu, Hasto menyayangkan KPU yang belum mengumumkan hal-hal teknis terkait kampanye akbar tersebut, termasuk pembagian zonasinya.

Oleh karena itu, Hasto menyebut pihaknya telah menyiapkan berbagai opsi-opsi kampanye.

Sampai kini semua Ketua Umum parpol sudah kampanye. Kecuali Ketum PDIP dan NasDem. n jk/erc/cr2/rmc

Berita Terbaru

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah daerah (pemda) setempat dalam pelayanan kesehatan mata untuk mengurangi angka penderita…

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Seiring memasuki puncak musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi lebih panas dan kering, Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten…