Saldo Rekening Nasabah BRI Kediri Ludes Usai Buka Undangan Nikah Format APK Via WA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban menunjukan bukti saldo miliknya yang ludes diambil pelaku
Korban menunjukan bukti saldo miliknya yang ludes diambil pelaku

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Mukhammad Yunanto, nasabah BRI asal Kediri menjadi korban penipuan bermodus undangan nikah digital. Akibatnya, saldo di rekening milik warga Jalan Inspeksi Brantas No 35 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu ludes dikuras pelaku.

Mukhamad Yunanto menjelaskan, kronologi yang dialaminya, bermula pada hari                                                                                         Minggu (14/1/2024) ia menerima pesan WhatApp (WA) dari nomor yang tidak terkenal. Pesan itu berupa undangan pernikahan digital berupa format file ekstensi APK.

"Tak kira undangan dari teman. Ketika saya buka, ada pesan silahkan kirim sumbangan untuk acara pengantin. Lalu tak biarkan," kata Yunanto.

Keesokan harinya, pada Senin (15/1/2024) pukul 13.00 WIB, Yunanto menerima pesan SMS dari BRI. Isi pesan tersebut adalah tentang transfer uang dari nomor rekening korban ke sebuah kode DRDBTDB.

"Ada pengumuman dari Bank BRI melalui pesan SMS. Nomor berhasil mengirimkan uang dari nomor rekening saya ke nomor rekening lain. Tapi hanya berupa kode DRDBTDB," terang Yunanto.

Transaksi pertama pada pukul 15.09 WIB senilai Rp951.000. Kemudian selang tiga menit kemudian terjadi transfer lagi senilai Rp1.001.500 pada pukul 15.12 WIB.

"Setelah itu rekening saya blokir ke BRI. Dan oleh BRI diblokir, langsung saya ambil sisanya," ungkap Yunanto.

Dia mengajukan pemblokiran di BRI Cabang Kediri, pada Senin (15/1/2024). Dalam laporannya, korban mengatakan, uangnya terdebet atau tercuri.

"Saya konfirmasi ke pihak BRI. Pihak pelayanan menyatakan supaya saya menunggu terlebih dahulu karena masih diajukan ke BRI pusat," imbuh Yunanto.

Yunanto menuntut pihak BRI bisa menemukan pelaku penipuan tersebut. Sehingga tidak terjadi penipuan serupa dan jatuhnya korban lain.

"Saya menuntut pelakunya. Akan saya laporkan tindak pidananya. Saya mewakili para nasabah BRI lain, karena saya dengar korbannya banyak, supaya tidak terjadi korban lain," tegas Yunanto.

Dalam laporan itu, Yunanto mengatakan, pihak BRI Cabang Kediri akan memberikan jawaban kepadanya dalam waktu 10 hari ke depan. Tetapi, setelah ditunggu hingga waktu yang dijanjikan, dia belum menerima informasi dari BRI.

Atas kejadian yang dialaminya, Yunanto berencana melapor ke pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Menteri Keuangan. Dia akan bersurat secara resmi.

Sementara itu, awak media sudah berupaya melakukan konfirmasi ke BRI Cabang Kediri. Namun, pihak BRI belum bisa memberikan keterangan karena akan melaporkan terlebih dahulu ke BRI pusat. Can

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …