Mantan KSAU Khawatirkan Era Jokowi Terjadi Regulasi Kekuasaan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eks KSAU Marsekal (Purn) TNI Agus Supriatna, mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Eks KSAU Marsekal (Purn) TNI Agus Supriatna, mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Marsekal (purn) TNI Agus Supriatna deg-degan hukum tanpa etika era pemerintahan Jokowi. Hal ini bisa menjadi suatu regulasi kekuasaan.
"Ini bahaya! Mengapa para sivitas akademika, para rektor, guru besar bicara semua mengenai ini," ingat Agus saat jumpa pers di Hotel JW Mariott, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu tadi (7/2/2024).

Bersama Marsdya TNI (purn) Dede Rusamsi ia resmi mendukung paslon nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud. Dalam kesempatan ini, Marsekal (purn) TNI Agus Supriatna, membeberkan alasan dirinya mendukung Ganjar. Antara lain kondisi demokrasi yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja.

"Kenapa situasi sekarang seperti ini? Hasil diskusi para senior saya adalah negara kita adalah negara hukum. Dan hukum kalau tanpa etika, menjadi suatu regulasi kekuasaan," ingatnya.

Purnawirawan TNI AU, Bergerak
Oleh sebab itu, Agus mengatakan para purnawirawan TNI AU, memutuskan untuk ikut bergerak. Mereka ingin ikut menyelamatkan demokrasi Indonesia.

"Karena apa? Kita lihat dari awal, hukum tanpa etika, terjadi buktinya ada keputusan dari MK, dituntut dibentuk MKMK, terjadilah ini melanggar etika berat, sehingga dicopot Anwar Usman, mereka terus lanjut karena etiknya sudah menurun," katanya.

"Daftar KPU, ternyata dituntut juga, melanggar kode etik, ini makin turun terus, karena etika sudah turun dan mungkin sudah tidak beretika, masa pembagian bansos tidak etis? Dan itu dikritik oleh orang banyak," sambungnya.

Paslon Nomor 3 Terbaik
Dari situlah akhirnya dirinya dan purnawirawan lain berkumpul untuk melihat kelebihan dari masing-masing paslon dan akhirnya mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar- Mahfud. Menurutnya, paslon nomor 3 yang terbaik.

"Dari kelebihan itu yang paling banyak kelebihan kelebihannya itu gitu bapak Ganjar dan pak Mahfud disitulah kita semua ini memilih bapak Ganjar dan Mahfud," katanya. (erk/jk/rmc)

Berita Terbaru

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chery Automobile bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel di Australia pada kuartal keempat tahun ini.…

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat kembali menggelar…

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai rangkaian kegiatan bulan Ramadhan sekaligus peringatan Hari Jadi Ke-281 Kabupaten Pacitan, Badan Amil Zakat Nasional…

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur melarang penggunaan sound horeg saat kegiatan sahur…

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bojonegoro yang memenuhi kualifikasi administratif dan teknis mendapatkan bantuan pemberian…

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diterjang banjir bandang karena hujan deras sepanjang malam mengakibatkan sejumlah aktivitas warga juga ikut terganggu, pasalnya…