Deteksi Dini Gangguan Pendengaran Penting Jaga Kualitas Hidup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gangguan pendengaran perlu dideteksi sedini mungkin agar kemampuan komunikasi serta kehidupan sosial terjaga.
Gangguan pendengaran perlu dideteksi sedini mungkin agar kemampuan komunikasi serta kehidupan sosial terjaga.

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT) dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jenny Bashiruddin menjelaskan gangguan pendengaran perlu dideteksi sedini mungkin agar kemampuan komunikasi serta kehidupan sosial terjaga, sehingga menciptakan kualitas hidup yang baik. Gangguan pendengaran dapat dialami segala usia, mulai dari baru lahir yaitu tuli kongenital hingga lanjut usia, yang berisiko memicu demensia. 

Dengan deteksi dini, menurutnya, gangguan dapat ditangani dengan baik. "Pada anak sekolah bisa terjadi gangguan akibat tubanya masih datar sehingga bisa terjadi gangguan di telinga tengah, seperti disebut otitis media akut. Itu pun harus dideteksi dan ditangani secara dini supaya tidak nanti menjadi yang kronik dan harus melakukan tindakan operasi dan sebagainya," kata Jenny.

Menurutnya, gangguan pendengaran adalah kecacatan yang tidak terlihat. Dia mencontohkan ketika orang buta, orang di sekitarnya lebih sadar akan kebutaan itu dan dapat membantu. Namun gangguan pendengaran tidak terlihat, maka lebih sulit untuk membantu.

Oleh karena itu, lanjut dia, apabila ada keluhan pada telinga harus segera mencari pertolongan. Dengan deteksi dini, kata dia, bagian telinga yang terganggu akan lebih cepat diketahui dan gangguan dapat disembuhkan tergantung pada bagian mana yang sakit.

"Kalau dia gangguannya itu ada di telinga luar atau telinga tengah itu sangat bisa diperbaiki. Tapi apabila gangguannya ada di telinga bagian dalam, dimana itu biasanya irreversible, ada di koklea atau organ korti, tempat mendengar tersebut, itu akan sulit diperbaiki," ucap Jenny.

Selain itu  pencegahan menjadi penting dalam kesehatan pendengaran. Sebagai contoh, kata dia, pada tempat kerja yang bising, manajemen dapat menerapkan konservasi pendengaran serta mengadakan forum kesehatan guna menangani pekerja-pekerja yang terpapar kebisingan.

Dia menjelaskan gangguan pendengaran ditangani dengan alat bantu dengar dan apabila sudah tidak bisa mendengar serta memiliki biaya lebih, maka dapat memasang implan koklea.hlt/ana

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…