Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinsos Jatim Gelar Nobar Timnas: Difabel dan Eks ODGJ Siap Layani

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Senin, 29 Apr 2024 18:52 WIB

Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinsos Jatim Gelar Nobar Timnas: Difabel dan Eks ODGJ Siap Layani

SURABAYAPAGI, Surabaya - Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT (Gadisku) Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar) seru saat Timnas U-23 Indonesia bertanding melawan Uzbekistan U-23 dalam Piala Asia U-23 2024, Senin, (29/4/2024).

Direktur Gadisku, Edy Cahyono, mengungkapkan bahwa hal ini merupakan nobar pertama yang digelar oleh Gadisku, dan yang menarik, acara ini terbuka untuk umum secara gratis. "Bener sekali ada Nobar Gratis, untuk umum," paparnya, saat dikonfirmasi langsung oleh Surabaya Pagi, Senin, (29/4/2024)

Baca Juga: Imigrasi Surabaya: 282 Anak WNI-WNA di Jatim Belum Pilih Kewarganegaraan

Sebagai informasi, Gadisku merupakan pusat inklusi dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas yang dikelola oleh Rumah Kinasih dan dibawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos).

Gadisku sendiri baru saja diresmikan oleh Pj Gubernur pada Senin, (22/4/2024). Yang sebagai mana, Gadisku ini menjadi titik terang bagi masyarakat disabilitas dengan layanan pijat refleksi, produk buatan disabilitas, hingga sanggar tari dan musik.

Edy menyebut bahwa pihaknya sudah menyediakan layar LCD Proyektor untuk pengunjung yang akan menonton pertandingan sambil menikmati layanan angkringan yang dilayani oleh teman-teman sensorik runguwicara dan eks odgj. Bahkan, ada layanan pijat refleksi oleh terapis sensorik netra.

Tidak hanya menikmati pemain timnas dan bentuk dukungan terhadap Indonesia, acara ini terselenggara juga sebagai bahan mengedukasi para masyarakat terutama rekan difabel bahwa olahraga adalah untuk semua kalangan.

Baca Juga: Cucu Pendiri NU Sambut Baik KH Marzuki Mustamar Cagub Jatim

"Kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan bahwa olahraga bisa dinikmati semua kalangan secara inklusi dan untuk menumbuhkan cinta terhadap olahraga Indonesia ke teman teman disabilitas, selain itu olah raga bisa diikuti oleh mereka diajang para olimpyc," jelas Edy.

Selain itu, acara ini merupakan langkah awal dalam memperluas aktivitas inklusi di Gadisku. Kedepannya, mereka berencana untuk mengadakan berbagai acara seperti ngaji qur'an bahasa isyarat, program vokasi, hiburan musik, hadrah, dan banyak lagi.

Meskipun target audiens masih terbatas, khususnya bagi para penyandang disabilitas, semangat untuk memperluas inklusi dalam berbagai kegiatan terus menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Komisi D Siapkan Regulasi Baru Imbas Demo di Rusun Milik Pemprov Jatim

"Target audience masih terbatas mengingat tempat dan lokasi, diutamakan para penyandang disabilitas," terang Edy.

Selain itu, Edy juga berharap kedepan akan acara lainnya untuk para teman-teman disabilitas.

"Kedepan juga akan adakan event-event di Gadisku seperti ngaji qur'an bahasa isyarat, program vokasi, hiburan musik, hadrah dan lain-lainnya," tandasnya. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU