Puluhan Perusahaan Ritel Jalin Kemitraan Melalui Business Matching

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 12 Mei 2024 19:24 WIB

Puluhan Perusahaan Ritel Jalin Kemitraan Melalui Business Matching

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak 29 perusahaan ritel ternama di Tanah Air menjalin kemitraan melalui kegiatan business matching yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).

“Untuk berkolaborasi, pendidikan vokasi tidak boleh hanya menunggu tetapi harus datang kepada DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri). Business matching menjadi ajang untuk memperluas kemitraan,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (11/5).

Baca Juga: Hippindo Ingatkan BI, Dampak Kenaikan Suku Bunga

Dia mengingatkan tidak boleh berhenti sampai pada nota kesepahaman (MoU) saja. Melalui business matching, pelaku industri ritel maupun SMK dan perguruan tinggi vokasi (PTV) dapat saling berinteraksi langsung untuk bertukar informasi tentang peluang kerja sama.

Niatan awal kerja sama kedua belah pihak kemudian dituangkan dalam bentuk Letter of Intent (LoI) yang berpotensi menjadi kemitraan yang strategis.

Kegiatan business matching yang berdurasi selama empat jam tersebut mampu menghasilkan 715 LoI.

Baca Juga: Soal Utang Rafaksi Minyak Goreng, Opung Luhut Turun Tangan: Akan Segera Dibayarkan

Perusahaan-perusahaan ritel yang bergabung dalam business matching terdiri dari berbagai sektor, antara lain makanan dan minuman, fesyen dan aksesoris, rambut dan kecantikan, Teknologi Informasi (TI) dan gadget, kerajinan dan barang antik, department store, pasar swalayan, dan lainnya.

Sementara jumlah satuan pendidikan vokasi yang hadir sebanyak 150 institusi yang terdiri atas 144 SMK dan enam Perguruan Tinggi Vokasi (PTV). Satuan pendidikan vokasi tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia  yang memiliki program studi atau kompetensi keahlian yang berhubungan dengan sektor ritel.

Baca Juga: Kolaborasi 9 Negara Tampilkan Pertunjukan Seni Dalam ASEAN Panji Festival 2023 di Kota Kediri

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan kolaborasi dengan Kemendikbudristek menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri dan menjadi langkah penting dalam memajukan ritel sebagai lokomotif penggerak ekonomi.

“Melalui pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, program ini akan membantu menciptakan tenaga kerja yang siap terjun ke industri ritel dan bersaing di pasar global, sehingga nantinya SDM kita juga bisa go global dan membantu pembukaan toko-toko kita di luar negeri. Ini adalah langkah yang signifikan menuju visi Indonesia sebagai pusat perdagangan regional dan global,” ucapnya. 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU