Diawali Relawan Projo dan PAN

Ramai-ramai Suarakan Jokowi, Jangan Pensiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi meninjau fasilitas dan layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Konawe, pada Selasa (14/5/2024). Dalam tinjauannya, Jokowi cukup puas dengan fasilitas kesehatan di sana.
Presiden Jokowi meninjau fasilitas dan layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Konawe, pada Selasa (14/5/2024). Dalam tinjauannya, Jokowi cukup puas dengan fasilitas kesehatan di sana.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masa jabatan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia berakhir pada 20 Oktober 2024 mendatang. Kini ramai minta wong Solo itu jangan pensiun. Hingga Selasa (24/5/2024) sudah dua yang suarakan ide itu. Pertama Relawan Projo, disusul PAN, partai besutan Amien Rais.

PAN menilai Jokowi tak boleh pensiun dengan kemampuan dan jaringan yang dimiliki saat ini.

"PAN menilai meski pun Pak Jokowi tidak lagi menjadi Presiden, tetapi sebagai tokoh nasional dan tokoh bangsa, Pak Jokowi tidak boleh pensiun, tidak boleh untuk bersikap santai. Tetapi Pak Jokowi harus terus mendharmabaktikan tenaga, pikiran, kekuatan luar negerinya untuk memberikan manfaat buat masyarakat, nusa dan bangsa," kata Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada wartawan, Senin (13/5/2024).

 

Isi Posisi Penghubung

Menurut PAN, Jokowi bisa mengisi posisi penghubung dengan dunia internasional setelah tidak menjabat Presiden. Jokowi juga dinilai bisa aktif di bidang kedaulatan pangan hingga lingkungan.

"Jadi soal posisi dan peluang apa yang akan dikerjakan, saya rasa banyak. Terutama menjadi penghubung dengan negara-negara lain di dunia, karena jaringannya masih bagus," ujar Viva Yoga.

"Kedua, untuk membangun kedaulatan negara dan kedaulatan pangan, maka perlu adanya langkah-langkah strategis untuk membangun kedaulatan air, pangan, dan energi. Ketiga, aktif di lingkungan sebagai pejuang lingkungan," sambungnya.

Jokowi, menurut PAN, memiliki kemampuan di bidang lingkungan, bidang ini dinilai butuh perhatian karena menghadapi krisis. Kemampuan jaringan Jokowi dinilai bisa digunakan usai tak lagi menjadi Presiden.

"Dan bergerak aktif untuk pencegahan kerusakan lingkungan, aktivis climate change. Karena Indonesia ini terjadi deforestasi dan pergantian alih fungsi lahan yang sangat tinggi, sedangkan untuk proses forestasi dan penciptaan sawah baru itu masih lamban. Jadi problem soal lahan, kerusakan lingkungan itu juga harus menjadi perhatian utama pemerintah, dan Pak Jokowi saya rasa dengan kemampuan dan jaringan internasionalnya bisa berkontribusi untuk itu," imbuhnya.

 

Terlalu Muda untuk Pensiun

Sebelummya, Budi Arie Setiadi, menganggap wajar ketika PAN dan Partai Golkar siap menerima Jokowi seandainya sudah tidak diterima PDIP. Dia pun menyebut Jokowi terlalu muda untuk pensiun setelah menjadi Presiden.

"Banyaknya tawaran dari berbagai partai politik untuk bergabung adalah bentuk apresiasi terhadap kiprah Jokowi dalam panggung politik Indonesia," kata Budi Arie, Minggu (12/5).

Lantas ke mana kah Jokowi akan berlabuh setelah selesai jadi Presiden? Budi Arie menyerahkan kepada Jokowi. Namun, dia menegaskan terlalu muda bagi Jokowi untuk pensiun.

"Soal Jokowi mau berlabuh kemana itu hak nya Pak Jokowi. Karena terlalu muda kalau Pak Jokowi mau pensiun. Pengalaman beliau bisa jadi inspirasi dan memberikan saran bagi keberlanjutan kemajuan Indonesia," ujar Budi.

 

Jokowi: Saya Masih 6 Bulan Jadi Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya tak berkenan ada yang utak atik kemungkinan menjadi penasihat Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Jokowi menegaskan dirinya masih menjadi Presiden hingga 6 bulan mendatang.

"Ini saya masih jadi Presiden sampai 6 bulan lagi lho, masih Presiden sekarang ini," kata Jokowi dalam keterangan pers di Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5/2024).

Jokowi menegaskan dirinya masih bekerja sebagai Presiden. "Sekarang masih bekerja kayak gini, ditanyakan begitu," tegasnya.

Muncul kabar pasca pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ditetapkan menjadi Presiden dan Wapres terpilih.

 

Usulan Maruarar Sirait

Kabar itu berupa usulan agar Presiden Jokowi menjadi penasihat khusus untuk Prabowo-Gibran.

Usulan itu berasal dari pendukung Prabowo-Gibran, politikus Maruarar Sirait. Maruarar beralasan usulan tersebut muncul karena Jokowi punya segudang pengalaman, mulai pernah menjadi wali kota Surakarta, gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI ke-7.

"Pak Jokowi tentu akan memberi masukan dan menjadi penasihat sebagai orang yang berpengalaman," kata Maruarar dilansir Antara, Selasa (9/4).

Prabowo-Gibran, kata Ara sapaan akrabnya, juga diyakini akan melanjutkan program-program Jokowi. Untuk itu, Ara menekankan agar seluruh aktivis dapat bersatu mendukung pemerintahan Prabowo ketika menjabat sebagai Presiden RI. n erc/jk/cr4/slt/rmc

Berita Terbaru

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama warga mulai melakukan…

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang  - Selama musim kemarau 2026 hingga mengakibatkan kekeringan ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, …

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, probolinggo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Bukit Seruni Point, Desa…

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur,…