Jadi Alternatif Pesaing Alphard, Mobil Listrik Zeekr Siap Masuk RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil listrik Zeekr, produsen asal China siap masuk RI. SP/ JKT
Mobil listrik Zeekr, produsen asal China siap masuk RI. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - BYD (Build Your Dreams), produsen mobil listrik dari Tiongkok sudah membanjiri pasar otomotif Tanah Air. Bahkan, digadang-gadang menjadi pesaing terberat Tesla. Serta memperluas jaringan terkhusus di kawasan Asia Tenggara, tidak terkecuali Indonesia.

Salah satu merek yang berpotensi masuk adalah Zeekr. Untuk diketahui pada Oktober 2023 subsidiary Geely Holding Group ini umumkan ekspansi Makau dan Hong Kong di 2024, dengan konfigurasi kendaraan setir kanan, Selasa (04/06/2024).

Model dijual yakni X SUV (Sport Utility Vehicle) dan MPV (Multi Purpose Vehicle) mewah Zeekr 009. Apabila masuk RI bisa dibilang jadi alternatif Toyota Alphard versi tenaga listrik.

Mereka berniat untuk menjual produknya di negara-negara setir kanan lain termasuk Britania Raya dan Jepang. Terbarunya Zeekr hadir membawa kedua model tersebut di pasar Thailand. Keran pemesanan sudah dibuka pada 25 Maret, tepatnya pada perhelatan Bangkok International Motor Show.

Pihaknya bekerja sama dengan distributor lokal buat memperluas pasar. Sebelumnya, Zeekr sudah lebih dulu resmi masuk pasar Singapura pada 26 Desember 2023. Mobil akan dipasarkan lewat Premium Automobiles Bev Pte Ltd.

Sementara itu Zeekr disinyalir mulai berjualan di Indonesia dalam waktu dekat di tahun 2024 kali ini. Dan apabila hadir di Tanah Air, Zeekr 009 MPV bisa disebut sebagai salah satu rival baru Toyota Alphard. Di negara asalnya model itu dibanderol 490.000 yuan atau setara Rp 1 miliar, tidak beda jauh dari Alphard.

Sebagai informasi Zeekr 009 merupakan MPV bongsor berkonfigurasi 6-seater, tawarkan daya jelajah 800 km dalam satu kali pengecasan dibekali baterai 140 kWh. Sedangkan Zeekr X merupakan SUV dengan banderol lebih murah mulai 190.000 yuan (Rp 425,6 jutaan). Baterai digunakan berkapasitas 69 kWh, mengakomodir jarak tempuh lebih dari 400 km. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%. Angka ini mengalami penurunan 0,03% p…