Disnakeswan Pasuruan Tindak Tegas Penjualan Daging Glonggongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Daging sapi glonggongan yang dijual di salah satu pasar Kabupaten Pasuruan. SP/ PSR
Ilustrasi. Daging sapi glonggongan yang dijual di salah satu pasar Kabupaten Pasuruan. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Baru-baru ini pedagang daging di Kabupaten Pasuruan mengeluh adanya harga daging yang dijual murah oleh pedagang lain. Pasalnya, adanya penjual daging sapi dengan harga lebih murah dari harga pasaran sangat merugikan pedagang lainnya.

“Kalau gini kita yang ambil daging dari rumah potong hewan (RPH) sangat dirugikan. Karena semua pembeli pasti memilih daging dengan harga yang lebih murah,” kata Habibi, Rabu (05/06/2024).

Diketahui, saat ini harga daging sapi segar berkisar antara Rp 120 ribu hingga Rp 125 ribu. Namun dengan adanya pedagang yang mau mengambil keuntungan malah menjual daging dengan harga Rp 105 ribu.

Usut punya usut, setelah ditelusuri ternyata daging yang dijual murah itu merupakan daging glonggongan yang didatangkan dari luar Pasuruan.

Menindaklanjuti hal itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pasuruan bakal menindak tegas para pedagang yang masih menjual daging glonggongan. 

“Dari keluhan yang kami terima, pedagang daging yang menjual dengan harga murah tersebut merupakan sapi glonggongan,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ainur Alfiah, Rabu (05/06/2024).

Sementara itu, kini pihaknya akan melakukan pengetatan dalam penjualan daging sapi. Hal ini ditakutkan adanya daging sapi yang tidak sesuai atau bahkan tanpa sertifikat halal dengan menggandeng aparatur penegak hukum untuk memberikan efek jera.

“Kami juga sudah menemukan siapa orang yang menjual itu, sehingga kami akan menindak tegas penjualan daging yang tidak memenuhi standar,” imbuhnya.

Fia berharap dengan dilakukannya tindakan tegas tersebut bisa memberikan efek jera kepada pelaku penjualan daging sapi glonggongan. psr-01/dsy

Berita Terbaru

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - 3 merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ketiga merek besar fortifikasi tersebut tidak…

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama (Wadirut). Surat…

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Judul ini saya rangkum dari fakta dan alat bukti. Bukan asumsi , apalagi opini. Saya dibikin susah oleh…