Gejolak PMK, Pedagang Sapi di Jombang Ngeluh Sepi Pesanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peternak sedang memberi makan sapi. Berharap laku keras di momen jelang Hari Raya Idul Adha. SP/ JBG
Peternak sedang memberi makan sapi. Berharap laku keras di momen jelang Hari Raya Idul Adha. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Harga hewan kurban, terutama sapi menjelang Hari Raya Idul Adha melonjak tinggi, namun di sela harganya yang tinggi, justru pedagang sapi di Jombang, Jawa Timur, tidak bisa menikmati momen tersebut.

"Harganya kalau dulu Rp 30 juta rupiah, sekarang naik jadi Rp 35 juta, Rp 33 juta per ekornya, ya harganya naik Rp 3 jutaan rupiah dibandingkan harga tahun lalu," jelas pedagang hewan sapi kurban di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Riyanto (59).

Pasalnya, Riyanto mengungkap jika pesanan yang datang mencapai 600 ekor sapi dibanding tahun 2023 lalu, akan tetapi tahun ini, sepi pesanan hewan kurban terutama sapi. Bahkan, tahun ini, daya beli masyarakat menurun hingga mencapai 50 persen.

"Agak menurun pembelinya, padahal harganya agak meningkat tinggi, agak melambung harganya. Jadi harga naik, pemesanannya kurang, ya menurunnya sampai 50 persen," kata Riyanto, Kamis (06/06/2024).

Momen Idul Adha yang biasanya konsumen berbondong-bondong membeli hewan kurban, justru tidak ada pesanan yang datang kepadanya. Ia pun menegaskan menurunnya pesanan sapi kurban dari luar daerah ini, dikarenakan maraknya penyakit sapi yang menghantui para pelanggan sapi kurban. 

"Sekarang pemesan tinggal 18, yang tahun kemarin 90. Lebih dari 100, kalau kemarin pesanan yang datang ke saya dari Boyolali dan Magetan itu, sampai 600 pesannya, ya 600 ekor saya kirim ke sana, Boyolali sama Magetan tapi tahun ini gak ada sama sekali pesanan. Ya karena banyak gejolak penyakit lagi ini, seperti PMK," katanya.

Diketahui, harga rata-rata sapi yang dijual Riyanto di pasaran dibanderol Rp 20 juta keatas, mulai Rp 21 juta sampai Rp 24 juta. Dengan bobot 4 kuintal, sampai 4,5 kuintal. Dari berbagai jenis, seperti simental, PO, Limosin.

Selain itu, juga terdapat sapi kurban jenis tertentu yang harganya termasuk mahal, seperti bramus yang dibanderol Rp 35 juta lebih, dengan bobot 5 kuintal sampai 5,5 kuintal. Dan yang paling murah, harganya Rp 18 juta bobot 3 kuintal, jenis sapi lokal. jbg-01/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…