Antisipasi Penularan Wabah PMK, Pemkab Magetan Rutin Vaksinasi Ternak Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan saat memberikan suntik vaksinasi PMK ke peternak sapi milik warga setempat. SP/ MGT
Ilustrasi. Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan saat memberikan suntik vaksinasi PMK ke peternak sapi milik warga setempat. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya menekan penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, rutin melakukan vaksinasi ternak sapi dan kambing milik warga setempat.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan kegiatan vaksinasi melalui OPD terkait rutin diberikan kepada ternak ruminansia peka PMK serta merupakan program yang didukung APBN dan APBD Provinsi Jawa Timur. Karenanya, kegiatan tersebut akan terus berjalan hingga Indonesia dinyatakan bebas PMK.

"Vaksinasi tidak hanya dilakukan saat ada laporan, tetapi sudah menjadi kegiatan rutin. Kami memastikan Pemkab Magetan siap akan ketersediaan vaksinasi dan semua ternak peka PMK mendapat perlindungan penuh," ujarnya, Minggu (16/11/2025).

Adanya vaksinasi tersebut lantaran pihaknya menyebut bahwa Magetan merupakan sentra ternak sapi, namun saat ini mengalami penurunan populasi yang drastis akibat wabah PMK sehingga peternak enggan untuk memelihara atau berinvestasi di sektor peternakan sapi karena trauma PMK di masa awal penanganan yang belum siap sehingga banyak yang mati, terutama dari sisi vaksinasi.

"Pada tahun 2020, populasi sapi kita mencapai 112.000 ekor, dan saat ini tersisa sekitar 68.000 ekor," katanya.

Namun, Wakil Bupati memastikan bahwa saat ini Pemkab Magetan sudah siap untuk mengatasi penyakit PMK, salah satunya dengan ketersediaan vaksin PMK yang mencukupi. Selain itu, saat ini Pasar hewan di Magetan juga akan dilengkapi dengan fasilitas skrining hewan untuk memantau kesehatan sebelum diperjualbelikan.

Sehingga, Pemkab Magetan berharap dengan adanya vaksinasi wabah PMK tersebut  dapat meningkatkan jumlah populasi ternak ruminansia besar di wilayahnya guna mendukung ketahanan pangan dan swasembada daging nasional. Peningkatan tersebut salah satunya dilakukan melalui program inseminasi buatan (IB). mg-01/dsy

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…