Permendikbudristek No. 2/2024, Diuji Materi 4 Mahasiswa UGM

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 06 Jun 2024 21:08 WIB

Permendikbudristek No. 2/2024, Diuji Materi 4 Mahasiswa UGM

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Empat mahasiswa UGM, pemohon gugatan uji materi Permendikbudristek nomor 2 tahun 2024, sedih. Mereka Al Syifa Rachman, Adam Surya Ananta, Fitria Amesti Wulandari, dan M Machshush Bil 'Izzi.

Mereka menceritakan mendapat banyak laporan, khususnya dari mahasiswa berlatar belakang kaum menengah sebagai mahasiswa baru. Mereka mengundurkan diri dari kampus imbas terkendala biaya kuliah mahal. Maka dari itu 4 mahasiswa Fakultas Hukum itu bergerak mengawal kasus ini.

"Begitu juga buat mahasiswa baru yang kemarin mundur karena terkendala biaya kuliah seharusnya ditawarkan lagi supaya mereka masuk ke kampus. Tapi itu juga kami masih dalam proses pengawalan. Kami juga belum tahu untuk jumlah pastinya. Kami tidak termasuk tapi kami tetap mengusahakan hal ini," kata Al Syifa, kepada wartawan di gedung Mahkamah Agung, Kamis (6/6)

Keempat mahasiswa UGM ini menilai Pemendikbud itu menyebabkan tingginya biaya kuliah.

Gugatan ini dibawa ke gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024). Mereka kompak mengenakan almamater UGM saat mendatangi MA.

 

Kemungkinan Biaya Kuliah Naik

"Jadi kami mengajukan permohonan kami terkait uji materi Permendikbudristek nomor 2 tahun 2024 terkait SBOPT yang mana permen ini yang menjadi salah satu alasan tingginya biaya kuliah di perguruan tinggi saat ini. Jadi walaupun Menteri Nadiem Makarim sudah mengeluarkan SK terkait pembatalan, bagi kami SK pembatalan itu kan hanya berlaku untuk tahun akademik saat ini ya," jelas Al Syifa Rachman, kepada wartawan di gedung Mahkamah Agung.

"Artinya masih ada kemungkinan biaya kuliah ini akan naik baik di tahun depan maupun di tahun-tahun selanjutnya. Makanya kami mencoba perlawanan dengan cara mengajukan permohonan uji materiil ini supaya Permendikbud ini dapat dicabut dan dinyatakan tidak berlaku sepenuhnya seperti itu," sambungnya. n jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU