Pemkot Surabaya Selamatkan Lansia Penderita Kanker yang Tak Punya Identitas

author Redaksi

- Pewarta

Sabtu, 22 Jun 2024 12:43 WIB

Pemkot Surabaya Selamatkan Lansia Penderita Kanker yang Tak Punya Identitas

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertindak cepat membantu Misnati, warga Songoyudan Gang 5, Kelurahan Nyamplungan, yang mengalami pembesaran perut akibat kanker rahim. Pada 20 Juni 2024, Romli, anak Misnati, menghubungi Call Center 112 karena ibunya kesakitan. Tim Gerak Cepat (TGC) segera datang, namun Misnati tidak memiliki identitas resmi, sehingga sulit mendapatkan perawatan medis.

Misnati dibawa ke IGD RSUD Dr. Soetomo, tetapi karena status kependudukannya tidak jelas dan tanpa BPJS, biaya perawatan sebesar Rp10 juta tak mampu ditanggung Romli. Mereka pulang tanpa mendapatkan perawatan. Tetangga yang iba melaporkan kejadian ini ke Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal. Rizal dan Lurah Nyamplungan langsung memeriksa kondisi Misnati.

Baca Juga: Harkopnas ke-77, Pemkot Surabaya Luncurkan Aplikasi Awasi Boyo

Setelah mencari data kependudukan, akhirnya ditemukan fotokopi Kartu Keluarga (KK) lama Misnati. Data diperbarui, sehingga Misnati dan Romli mendapatkan alamat resmi di Songoyudan Gang 1. Dengan identitas lengkap, Misnati dibawa kembali ke RSUD Dr. Soetomo dan kini telah mendapatkan layanan BPJS serta perawatan medis yang diperlukan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Terima Bantuan Dermaga Perahu dari PLBI

Camat Rizal menekankan pentingnya melaporkan perubahan alamat ke RT/RW agar memudahkan akses layanan pemerintah. Wali Kota Eri Cahyadi juga mengimbau warga untuk tertib administrasi demi kesejahteraan bersama. Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menambahkan bahwa data kependudukan yang terintegrasi dengan BPJS sangat penting untuk akses layanan kesehatan.

"Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Saat sakit dan butuh perawatan, siapa yang mau menanggung kalau administrasi tidak lengkap? Alhamdulillah, sekarang KTP, KK, dan BPJS Misnati sudah diurus," jelas Rizal.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Diminta Tegas Tindak Parkir Liar

Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Surabaya, M. Fikser, menegaskan bahwa update data kependudukan adalah bentuk kepedulian Wali Kota Eri terhadap kesejahteraan warganya. "Kalau pindah rumah segera laporkan agar kejadian seperti ini tidak terulang. Insyaallah dengan begitu kita bisa mewujudkan kesejahteraan warga Surabaya," pungkasnya. Zis

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU