Warga Madiun Ngeluh, LPG Melon Langka dan Melonjak Rp 23 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi, Penjual gas LPG melon (3 Kg) di Kabupaten Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi, Penjual gas LPG melon (3 Kg) di Kabupaten Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - LPG melon (3 Kg) mulai langka stoknya di beberapa daerah di Jawa Timur, salah satunya di Kabupaten Madiun. Banyak warga yang mengeluhkan selain langka, harganya pun kini melonjak menjadi Rp 23.000 per tabung bahkan ada yang lebih.

Keterbatasan stok tersebut memaksa warga berburu hingga ke luar desa demi mencari LPG 3 kg tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Kalau lagi butuh terpaksa keliling ke luar desa, itupun kadang ada kadang habis. Bahkan sampai luar kecamatan juga. Harganya mahal tetap kita beli karena buat keperluan memasak di rumah,” ujar Wahyudi, seorang warga Desa/Kecamatan Dolopo, Minggu (23/06/2024).

Keterbatasan hingga terjadi kelangkaan LPG 3 kg itu lantaran pengiriman dari agen yang biasanya mencapai ratusan tabung kini berkurang drastis. Beberapa hari hanya 150 tabung, kemudian 110 tabung, dan terakhir hanya 50 tabung. 

"Jelas kondisi ini membuat warga semakin khawatir dengan pasokan LPG 3 kilogram yang sangat dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari, khususnya memasak," ungkap pemilik pangkalan LPG, Lita Dwi Damayanti. 

Menanggapi keluhan masyarakat, Pertamina Patra Niaga bersama Hiswana Migas dan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkopum) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah agen dan pangkalan. 

Sidak dilakukan di Desa Sange, Desa Dolopo, dan Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo. Tim menanyakan terkait jumlah pasokan dan stok tabung gas LPG 3 kilogram. Dari sidak itu, menunjukkan beberapa pangkalan masih tersedia tabung gas. Ia menjelaskan bahwa pasokan dari agen ke pangkalan selalu tepat waktu. 

"Jika biasanya dalam sehari untuk area Madiun, alokasi gas LPG 3 kilogram mencapai 29.800 unit, pada ekstra droping lalu Pertamina menambah alokasi pasokan sebanyak 30.240 unit tabung gas LPG," jelas Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon 6, Salman Al Farisy.

Terakhir Salman mengimbau masyarakat membeli LPG langsung di pangkalan resmi karena ada aturan jumlah yang dijual ke pengecer adalah 20 persen. Pihak pangkalan saat ini menerapkan wajib membawa KTP bagi konsumen yang ingin membeli gas LPG 3 kilogram. Upaya ini dinilai dapat memperketat pembelian dan memastikan pembeli tepat sasaran, terutama untuk keperluan rumah tangga. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…