Jokowi, Rampungkan 72,6% Tol se Indonesia

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 24 Jun 2024 19:27 WIB

Jokowi, Rampungkan 72,6% Tol se Indonesia

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini jalan tol yang ada di Indonesia, sudah tersebar di hampir semua pulau-pulau besar yang ada. Mulai dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Hanya gugusan Kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan Pulau Papua saja yang belum memiliki jalan tol di Indonesia.

"Sejak 1978 hingga pertengahan tahun 2024, total panjang jalan tol di Indonesia mencapai 2.893 kilometer," tulis BPJT dalam unggahannya dikutip Surabaya Pagi, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: PR Ekonomi Sisa Pemerintah Jokowi, Jaga Stok Pangan

Maka itu, Partai NasDem memberikan julukan untuk Presiden Joko Widodo  sebagai Bapak Infrastruktur.

Menurut NasDem, ada progres kemajuan dalam pembangunan infrastruktur di era pemerintahan Jokowi.

"Terlepas dari apa pun perdebatannya ya, tapi bahwa faktanya 10 tahun belum 8 tahun pemerintahan Jokowi hari ini mampu membangun sekian ribu kilometer jalan tol. Jadi ada progres kemajuan pembangunan infrastruktur yang begitu melonjak," kata Waketum NasDem Ahmad Ali saat dihubungi, kemarin.

 

Terbanyak Tol di Jawa

Paling banyak tol dibangun di Pulau Jawa dengan total panjang ruas hingga 1.782,47 km yang sudah dibangun dan dioperasikan. Kemudian, di Pulau Bali ada 10,07 km, dan di Sumatera ada 941,75 km.

Lebih lanjut di Pulau Kalimantan sudah ada 97,27 km tol yang dibangun dan dioperasikan. Terakhir, di Sulawesi panjang tolnya 61,46 km. BPJT menyebutkan ada sekitar 52 badan usaha yang mengoperasikan 73 ruas tol yang ada di Indonesia.

Tol diyakini menjadi salah satu infrastruktur penting pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Baca Juga: Mensesneg, Berdiplomasi Ditanya Plot Tommy Jadi Menkeu

Dari data terbaru yang diungkapkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) lewat unggahan Instagram @pupr_bpjt, hingga Juni 2024 sudah ada 2.893 km jalan yang ada di Indonesia.

Tol diyakini menjadi salah satu infrastruktur penting pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. BPJT menyebut jalan tol dapat meningkatkan konektivitas hingga memangkas waktu tempuh. Koneksi antar wilayah yang dihubungkan jalan tol diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Jalan tol pertama kali beroperasi di Indonesia sejak 1978. Saat ini atau tepatnya 46 tahun setelahnya sudah ada 2.000an kilometer (km) tol yang beroperasi di seluruh Indonesia.

"Dari data terbaru yang diungkapkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) lewat unggahan Instagram @pupr_bpjt, hingga Juni 2024 sudah ada 2.893 km jalan yang ada di Indonesia.

Faktanya, dari total 2.893 km tol yang ada, sebagian besarnya baru saja dibangun pada 10 tahun ke belakang yang merupakan masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2014.

Baca Juga: Wamenkeu II Tommy, Pernah Jadi Wartawan

 

Bangun 72,6% Jalan tol

Tercatat, sejak 1978 hingga 2014 hanya ada sekitar 790 km jalan tol saja yang dibangun dan beroperasi di Indonesia. Bila dihitung selisihnya, ada tambahan hingga 2.103 km tol yang beroperasi selama 10 tahun ke belakang.

Artinya, sekitar 72,6% dari total jalan tol yang beroperasi di Indonesia dibangun selama masa kepemimpinan Jokowi sejauh ini. Jumlah itu masih bisa jadi bertambah, pasalnya masih ada beberapa tol yang sedang tahap penyelesaian dan siap diresmikan. n jk/erc/cr5/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU