Tesla Cybertruck Kinclong Bak Cermin, Makin Aneh dan Bahaya di Jalan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 28 Jun 2024 11:08 WIB

Tesla Cybertruck Kinclong Bak Cermin, Makin Aneh dan Bahaya di Jalan

i

Truk pikap Tesla Cybertruck dengan tampilan kinclong seperti kaca yang diklaim super aneh dan berbahaya di jalan. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini inovasi truk pikap Tesla Cybertruck yang super kinclong menuai pro kontra. Pasalnya truk besutan Tesla seharga 150 ribu dolar AS (setara Rp 2,45 miliar) itu mengkilap seperti cermin memang sedang digandrungi sebagian pemiliknya, Jumat (28/06/2024).

Padahal, tren mengkilap serta kinclong terbilang berbahaya tersebut sempat dijelaskan oleh para ahli, jika modifikasi ini berpotensi membahayakan keselamatan berkendara.

Baca Juga: Tesla Cybertruck Rajai Mobil Terlaris di AS, 3.200 Unit Terjual

Sehingga, pakar keamanan mobil memang sepakat bahwa memoles Cybertruck tidak ilegal. Namun, permukaan yang sangat memantulkan cahaya bisa mengganggu konsentrasi pengemudi lain.

Sebagai informasi, Cybertruck ini dijual di situs jual-beli mobil bekas Concierge Motors. Jarak tempuhnya tercatat sekitar 2.400 km, namun harganya ini nyaris dua kali lipat harga Cybertruck  AWD standar.

Baca Juga: Dikeluhkan Konsumen, Tesla Perbarui Sistem Pengisian Cepat Cybertruck

Menurut pemilik sebelumnya, Tyson Garvin, memoles Cybertruck membuatnya tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari. Namun, permukaan yang sangat reflektif ini justru bisa menjadi bahaya tersendiri.

Sedangkan di media sosial, kekhawatiran bermunculan. Cybertruck kinclong ini bisa jadi "tak terlihat" oleh pengendara lain dalam situasi tertentu, berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga: Tampil Glamor, Tesla Cybertruck Jadi Mobil Patroli Mewah Polisi di Dubai

Sedangkan untuk penjualan Cybertruck kinclong ini terjadi delapan bulan setelah peluncuran resminya. Sebelumnya, Cybertruck edisi "Founders Series" terjual seharga 244 ribu dolar AS (sekitar Rp 4 miliar). Tesla bahkan mengenakan biaya penalti 50 ribu dolar AS (sekitar Rp 819 juta) untuk pemilik "Founders Series" yang menjual kendaraannya dalam waktu kurang dari setahun.

Produksi Cybertruck sendiri sempat mengalami kesulitan. Elon Musk, CEO Tesla, mengakui desain unik kendaraan ini membuat perusahaannya seperti "menggali kuburnya sendiri." Meski begitu, produksi kini tampaknya berjalan lancar, dengan Musk mengklaim Tesla bisa memproduksi sekitar 1.300 unit Cybertruck per minggu. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU