Jamkrida se-Indonesia 2023 Naik 20,4 Persen dari Tahun Sebelumnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Asosiasi Perusahaan Penjaminan Daerah (Aspenda) mencatat total aset yang dimiliki oleh Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) seluruh Indonesia pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 20,4 persen dibandingkan dengan tahun 2022.

Ketua Aspenda Agus Subrata mengatakan bahwa pada tahun 2023 total aset Jamkrida seluruh Indonesia mencapai Rp5,6 triliun.

“Meningkat 20,4 persen dari tahun 2022 dimana nilai asetnya mencapai Rp4,6 triliun,” katanya saat ditemui di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Apenda yang digelar di salah satu hotel di Kota Kupang, Kamis (4/7).

Agus mengatakan bahwa setiap tahun memang rata-rata kenaikan industri penjaminan mengalami kenaikan berkisar dari 10 persen sampai dengan 20 persen.

Karena itu untuk tahun 2024 ini, ujar dia, diperkirakan kenaikan untuk total aset yang dimiliki seluruh Jamkrida se-Indonesia naik sebesar 10 sampai 20 persen.

Sementara itu, kata dia, untuk pendapatan penjaminan yang diperoleh dari imbal jasa penjaminan (IJP) pada tahun 2023 Jakmrida seluruh Indonesia berhasil membukukan Rp1,48 triliun.

“Meningkat sebesar 73,9 persen dari tahun 2022 dimana pada tahun 2022 hanya membukukan Rp855 miliar,” ujar dia.

Agus mengatakan bahwa belum ada data berapa banyak UMKMK yang sudah dipegang oleh Jamkrida seluruh Indonesia, namun dari jumlah pembukuan itu bisa diketahui komposisi UMKMK yang ada di Indonesia.

Sebab berdasarkan laporan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah pelaku UMKM yang ada di Indonesia saat ini adalah 64 juta dan mayoritas merekalah yang menggerakkan perekonomian di suatu daerah.

“Yang pastinya Jamkrida tetap fokus untuk kredit-kredit produktif seperti Koperasi dan juga UMKM. Datanya akan kita kumpulkan untuk mengukur sejauh mana keberadaan Jamkrida untuk. mendorong UMKMK karena saat ini menjadi motor penggerak nasional,” ujar dia.

Agus yang juga Plt Direktur Umum Jamkrida Jawa Barat itu mencontohkan bahwa di Provinsi Jawa Barat pendapatan IJP di tahun 2023 mencapai Rp250 miliaran dengan jumlah UMKMK mencapai 1,2 juta.

Dia juga mengatakan bahwa sejumlah UMKM yang masuk dalam penjaminan Jamkrida selama ini berjalan positif sema, karena hampir semuanya adalah UMKM yang visibel seperti pengusaha kuliner.

Namun tidak semua UMKMK bisa masuk dan kami berikan penjaminan, semuanya melalui mekanisme yang ketat seperti melakukan asesmen secara detil.

“Jadi tidak secara langsung kita mengambil atau menunjuk UMKM masuk dalam penjaminan jika melakukan kredit di Perbankan baik dari segi kapasitas, kompetensi dan sustainibility artinya berjalan bagus atau tidak,” ujar dia. 

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis mempercepat pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/16871/436.1.1/2026 terkait sumbangan…

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga Juni 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat capaian membanggakan dalam…