Jokowi Minta Produksi Sawit dan Kakao Nasional Digandakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk menggandakan produksi sawit dan kakao nasional melalui program replanting.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas membahas pengelolaan komoditas kelapa dan kakao, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/7).

"Kalau kita lihat, ternyata dari segi industrinya, jumlah lahan kakao berkurang. Kebutuhan pengembangan industri kita butuh sekitar hampir dobel," kata Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan produksi kakao di Indonesia mencapai sekitar 180.000 ton, dan kelapa sekitar 2,8 juta ton, dengan nilai ekspor kakao 1,3 miliar dolar AS, dan kelapa 1,2 miliar dolar AS per tahun.

"Luas lahan dari kakao di Indonesia saat ini mencapai 1,3 juta hektare, dan kelapa 3,3 juta hektare," katanya pula.

Sementara pendapatan negara atas bea keluar atau kepabeanan yang dikenakan terhadap barang ekspor kakao berkisar Rp46,9 juta per tahun.

"Kita ketahui bersama bahwa selama ini untuk kakao ada bea keluar yang utamanya untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri dan hasilnya bea keluar yang besarnya antara 0 sampai dengan 15 persen tergantung dari harga," katanya pula.

Menurut Airlangga, beberapa negara yang juga mengenakan bea keluar terhadap kakao, adalah Pantai Gading maupun Ghana berkisar 500 dolar AS per ton.

Airlangga menyebutkan, saat ini sudah ada 31 perusahaan di Indonesia yang mengelola kakao dan industri cokelat dengan kapasitas produksi 1.240 ton.

"Oleh karena itu, kebutuhan kakao sekarang lokalnya hanya 45 persen dan impornya 55 persen," ujarnya pula.

Menurut Airlangga, Presiden meminta produksi kakao nasional digandakan menjadi 400 ribu ton, melalui penanaman kembali (replanting).

BPDPKS, kata Airlangga, merupakan pihak yang bertanggungjawab untuk mereplanting kakao dan kelapa, melalui suplai bibit dari perguruan tinggi atau balai penelitian. 

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …