PDAM Tirta Baluran Situbondo Optimis PAD Tercapai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Baluran Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, optimistis target pendapatan asli daerah atau PAD tahun 2024 sebesar Rp790 juta akan tercapai seiring terus bertambahnya jumlah jaringan atau pelanggan.

"Sampai saat ini jumlah jaringan sambungan sekitar 33 ribu yang tersebar di sejumlah kecamatan. Oleh karena itu kami optimistis target PAD tahun ini tercapai," ujar Direktur Perumda Air Minum Tirta Baluran Kabupaten Situbondo Asy'ari di Situbondo, Jatim, Jumat (19/7).

Menurut dia, sejak lima tahun terakhir PAD perusahaan air minum milik pemerintah daerah itu terus mengalami peningkatan kendati tidak signifikan.

Pada tahun lalu (2023), lanjut Asy'ari, target pendapatan asli daerah Rp760 juta juga tercapai sesuai target, sehingga PAD tahun 2024 perusahaan pelat merah itu kembali menaikkan Rp790 juta.

"Sejak 2020 sampai dengan 2023 PAD Perumda Air Minum Tirta Baluran terus mengalami peningkatan, karena pada 2020 juga merupakan awal penyesuaian tarif," katanya.

Menurut Asy'ari, sebelumnya tarif air masih di angka Rp1.350 per meter kubik dan pada tahun 2020 dilakukan penyesuaian dan dinaikkan menjadi Rp1.900 per meter kubik.

"Tahun ini rencana kami akan kembali mengusulkan penyesuaian tarif air ke DPRD, sehingga pada tahun 2025 penyesuaian tarif bisa terlaksana," ujarnya.

Ia menambahkan Perumda Air Minum Tirta Baluran tiap tahun punya rencana kerja untuk menambah jaringan sambungan baru atau pelanggan sehingga berdampak pada penambahan PAD.

"Pada momentum Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-206, kami berlakukan diskon 50 pemasangan sambungan baru, mulai 1 Agustus hingga 30 September 2024," kata Asy'ari. St-01/ham

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…