Musim Kemarau, Belasan Desa di Ponorogo Terancam Kekeringan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah seorang warga yang mencari sumber air imbas kekeringan di wilayahnya. SP/ PNG
Ilustrasi. Salah seorang warga yang mencari sumber air imbas kekeringan di wilayahnya. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Memasuki musim kemarau yang kini sudah tiba, membuat belasan desa yang langganan kekeringan di Wilayah Ponorogo, Jawa Timur ketar-ketir. Pasalnya, berdasarkan info BMKG, sudah sejak bulan Juni lalu berstatus Siaga bencana kekeringan ditambah kebakaran hutan & lahan (Karhutla).

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun mengungkap, sedikitnya 13 desa di 6 kecamatan yang rawan kekeringan saat musim kemarau tiba. Desa-desa tersebut sebelumnya telah mendapat assesment oleh tim BPBD setempat.

"Ada 13 yang kami assessment mengacu data kekeringan setiap tahun, desa-desa tersebut tersebar di 6 kecamatan seperti Badegan dan slahung," ungkap Masun, Jumat (26/07/2024).

Diketahui, dari 13 desa rawan kekeringan, 7 desa diketahui mengalami keterbatasan air bersih, diantaranya, Desa Duri Kecamatan Slahung, Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon, Desa Krebet Kecamatan Jambon, Desa Belang Kecamatan Bungkal, Desa Watuagung Kecamatan Badegan, Desa Karangpatihan, Desa Sidoharjo Kecamatan Pulung. Sedangkan pada 6 Desa lainnya, ketersediaan air bersih mulai berkurang namun masih mencukupi untuk satu bulan kedepan.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, Masun menyatakan telah menyiapkan armada dan tandon air, serta memastikan air bersih yang akan digunakan untuk dropping air nantinya layak untuk digunakan sehari-hari.

“Kami sudah dalam tahap siaga kekeringan. Sampai saat ini kami sudah menyiagakan 3 truk Tanki berkapasitas ribuan liter air dan tandon-tandon untuk penampungan air jika ada permintaan dropping air bersih,” lanjutnya.

“Kami memastikan air untuk dropping nantinya layak konsumsi, sudah teruji lab dan dinyatakan aman,” pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…