Hanya Sebatas Diundang!!

Forum RT/RW Kota Kediri Bantah Dukung Pasangan FREN

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara Deklarasi Fe - Regina di Taman Memorial Park yang juga dihadiri Ketua Forum RT/RW Kota Kediri
Acara Deklarasi Fe - Regina di Taman Memorial Park yang juga dihadiri Ketua Forum RT/RW Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Ketua Forum RT/RW Kota Kediri Azis Mashudi membantah mendukung pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono.

Azis mengaku kehadirannya dalam deklarasi Bunda Fey dan Regina (FREN) di Taman Memorial Park Kota Kediri, pada Kamis 22 Agustus 2024, Azis hanya sebatas tamu undangan biasa. Pun demikian dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.

"Kehadiran saya disana karena ada undangan resmi dari Mas Tejo sebagai staffnya pak Abu (mantan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar). Kami mengundang beberapa pejabat, beberapa media, beberapa instansi dan seterusnya. Forum RT mungkin bisa menjadi saksi deklarasi disana," tutur Azis meniru perkataan Tejo saat memberikan undangan kepadanya, Jumat (23/8/2024).

Atas nama Forum RT/RW Kota Kediri, Azis berjanji untuk menjaga netralitasnya dan tidak akan menggiring Ketua RT dan RW se-Kota Kediri untuk mendukung calon tertentu dalam Pilkada 2024. Harapannya ini tentu sama dengan tamu undangan lainnya dalam deklarasi itu.

"Intinya kehadiran saya bukan dukungan. Forum RT/RW itu netral. Pak Katino nopo juga sudah menghubungi saya, untuk suatu saat hadir di acara beliau. Artinya saya hanya sebagai warga masyarakat yang harus bahasannya mensupport, bahwa kepemimpinan di Kota Kediri itu harus berjalan terus, ada estafet yang bagus. Dan kami menjadi saksi dari pasangan - pasangan itu saat dideklarasikan. Tidak ada saya atas nama Forum Komunikasi RT/RW kota untuk menggiring temen-teman ke sana. Tidak!," tegasnya.

Azis mempersilahkan masyarakat untuk memilih calon sesuai dengan keinginan pribadinya. Dia juga berjanji untuk tidak mempengaruhi siapapun mendukung calon tertentu. Apalagi dirinya dan Ketua RT serta RW selama ini menerima honor dari APBD Kota Kediri.

"Seperti kemarin Tokoh Agama itu hanya diundang, sama seperti saya. Jadi tetap sebagai Ketua Forum RT/RW Kota Kediri saya pribadi bersifat netral, pilihan masyarakat itu bebas, karena sekarang masyarakat sudah cerdas dalam memilih pemimpin," terusnya.

Masih kata Azis, perihal honor tersebut masih kurang sebanding dengan jerih payah Ketua RT dan RW. Apalagi menurut pandangannya kemampuan APBD Kota Kediri sangat memungkinkan untuk meningkatkan besar honor tersebut.

"Harapan kami, sebenarnya kemampuan Kota Kediri untuk RT itu tidak hanya Rp400 ribu sekalian, tetapi bisa sampai Rp700 ribu. Harapan saya, bahwa kerjanya teman-teman RT/RW di Kota Kediri dihargai lebih layak dan lebih bagus," tambahnya.

Terakhir, Azis juga berharap agar program Prodamas bisa dilanjutkan oleh calon pemimpin Kota Kediri selanjutnya dengan alasan program tersebut menjadi icon Kota Kediri. "RT dan RW itu gaji, ingin kami sampaikan program prodamas harus tetap jalan karena menjadi icon di Kota Kediri," tutupnya.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai NasDem Kota Kediri menggelar deklarasi untuk pasangan Bunda Fey - Regina (FREN) di Taman Memorial Park Kota Kediri. Deklarasi tersebut dihadiri banyak elemen masyarakat, diantaranya Forum RT/RW Kota Kediri. Can

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…