Tekan Anemia-Stunting, Dinkes Kota Madiun Gelar ‘Gernas Aksi Bergizi’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para siswa/i di halaman sekolah dalam rangka Gerakan Nasional (Gernas) Aksi Bergizi di Kota Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Para siswa/i di halaman sekolah dalam rangka Gerakan Nasional (Gernas) Aksi Bergizi di Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun tengah gencar-gencarnya menekan angka anemia hingga stunting dengan menggelar Gerakan Nasional (Gernas) Aksi Bergizi tahun 2024 secara serentak, di di halaman SMPN 2 Kota Madiun.

Kegiatan gernas aksi bergizi merupakan upaya nyata Pemkot Madiun untuk mencegah generasi stunting dan anemia di Kota Madiun, khususnya bagi siswa putri.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa putri sekolah diajak untuk peduli terhadap gizi seimbang. Salah satunya dengan melakukan hal kecil, yaitu sarapan gizi seimbang bersama dengan membawa bekal dari rumah dan minum tablet tambah darah (TTD).

"Ini komitmen bersama menjaga kesehatan anak. Kegiatannya makan sehat, olahraga, minum tablet tambah darah dan harus terus dilakukan minimal seminggu sekali," ujar Pj Wali Kota Madiun Eddy, Selasa (10/09/2024).

Oleh karenanya, untuk menekan dan mencegah anemia hingga generasi stunting, para remaja putri perlu diberikan tambahan tablet tambah darah (TTD) secara rutin minimal seminggu satu kali. Khususnya, pada penanganan balita yang dalam masa tumbuh kembangnya mengalami kekerdilan. 

"Untuk kebutuhan TTD, akan disediakan puskesmas, di mana pihak puskesmas secara rutin membagikan TTD ini ke sekolah-sekolah, khususnya untuk para siswa perempuan," kata dia.

Hal itu dilatarbelakangi karena kondisi calon ibu yang anemia rawan melahirkan anak yang berpotensi stunting di masa pertumbuhannya. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan agar anak-anak tidak kekurangan darah merah. Sehingga juga bisa optimal dalam menerima pelajaran di kelas.

"Anak tidak lemas, sehat, bisa konsentrasi di kelas. Nantinya kalau sudah di umur hamil, anak tidak stunting. Ini upaya mencegah stunting supaya anak berkembang tumbuh sesuai usia," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…