Aksi Demo Usut Dana Hibah Pemprov Jatim Tuai Pro Kontra, Sekjen Bagus Nilai Tak Netral

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Aksi demonstrasi yang menyuarakan soal tuntutan pengusutan dana hibah di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang terjadi beberapa hari terakhir menuai pro kontra. 

Sebagian masyarakat menyayangkan aksi demo dilakukan di tengah musim kampanye, yang disepakati dan diikrarkan Pilkada Damai. Pun, ada yang menyuarakan dukungan agar penegak hukum untuk mengusut para provokator atau penggerak yang sengaja bermain.

Sekjen Kelompok Barisan Gus dan Santri (Bagus) Yusuf turut memberikan kritik terhadap sekelompok kecil yang melakukan demo. Dia menilai aksi itu tak netral, di tengah situasi yang diharapkan tentram dan damai.

"Soal pemberantasan korupsi dan penegakan hukum, kami sangat mendukung. Namun, tetap harusnya tidak dilakukan saat ini," kata Yusuf, Rabu (2/10/2024).

Menurut dia, kasus hukum tidak bisa dikaitkan dengan politik. Apalagi sengaja menjatuhkan paslon tertentu dengan aksi demonstrasi yang tidak fair. 

"Saya dapat informasi jika provokatornya pendukung salah satu paslon. Ini jelas-jelas tidak baik," tegasnya.

Mengulangi kalimatnya, ia menegaskan aksi demonstrasi belakangan ini tidak mendidik. 

"Terlebih karena dilakukan pada momentum Kesaktian Pancasila, juga di tahun politik, tidak elok," ucapnya.

Lanjut dia, bahwa setiap orang berhak menyuarakan aspirasi memang benar, itu bagian dari demokrasi. Namun seharusnya tidak dilakukan pada tahun politik, apalagi jika ditunggangi paslon tertentu.

Soal nama Khofifah Indar Parawansa yang dibawa-bawa, Yusuf menegaskan bahwa hal itu juga kurang fair. Jelas-jelas masyarakat masih mencintai Khofifah dan tahu mana yang salah atau benar. Hal itu didasarkan pada hasil survei saat ini. 

Untuk diketahui, aksi demo terjadi di Surabaya belum lama. Di duga penyampaian pendapat itu ada yang memanfaatkan. Byb

Berita Terbaru

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani kesepakatan dagang terkait…

Cap Go Meh, 3 Maret Bukan Hari Libur Nasional

Cap Go Meh, 3 Maret Bukan Hari Libur Nasional

Jumat, 20 Feb 2026 20:23 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cap Go Meh tahun ini akan diperingati pada Selasa, 3 Maret 2026. Jika dihitung dari hari Jumat, 20 Februari 2026, maka Cap Go Meh…