Bursa Taruhan Bahrain vs Indonesia: Lek-lekan, Tim Garuda Bisa Menang Tipis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Riffa - Matchday ke-3 putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, akan menjadi laga krusial bagi Timnas Indonesia di kandang Bahrain. Bila Tim Garuda mampu mencuri poin atau bahkan, meraih kemenangan, bukan tidak mungkin, peluang untuk lolos sedikit terbuka. Meski secara realistis, target PSSI dan Shin Tae-yong yakni bisa melaju ke putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tak heran, dalam laga Kamis malam nanti, bursa taruhan menempatkan laga Timnas dan Bahrain ini sama kuat. Dikutip dari Asianbookie.com, Rabu (9/10/2024), pasaran Handicap voor-vooran yakni 0-0 alias Lek-lekan.

Artinya, kedua tim ada peluang untuk bisa meraih poin. Namun, dari pasaran Over/Under, Timnas diunggulkan lebih baik ketimbang Bahrain. Ini dilihat dari koefisien peluang Tim Garuda diberi 2.05. Sedangkan Bahrain, koefisien 1.95.

Bahkan, dua media asing asal Inggris dan China pun juga sama-sama memprediksi laga ini akan diakhiri dengan kemenangan tipis. Baik untuk Bahrain dan Tim Garuda.

 

Prediksi Media Inggris dan China

Media yang berbasis di Inggris Sportsmole memprediksi Timnas Indonesia kalah saat bersua Bahrain dalam laga lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sportsmole memberikan memprediksi Bahrain bisa menang tipis saat bermain di hadapan publik sendiri.

Sportsmole menyoroti kekalahan telak 0-5 Bahrain dari Jepang di laga terakhir babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, fakta Bahrain bisa membawa pulang tiga poin dari markas Australia membuat tuan rumah diunggulkan di laga ini. "Kami katakan: Bahrain 2-1 Indonesia," tulis Sportsmole dalam prediksinya.

"Meski Bahrain kalah telak di pertandingan terakhir, kita tidak bisa mengabaikan bahwa mereka berhasil mengalahkan Australia di pertandingan tandang pertama. Mengingat hal itu, kami mendukung kemenangan tipis (Bahrain) di kandang di Riffa yang akan membuat mereka tetap berada di posisi tiga besar," lanjut Sportsmole.

Berbeda dengan media Inggris, justru media asal China, Sohu, memprediksi Tim Garuda mampu memecundangi Timnas Bahrain. "2-1! Indonesia sedang melonjak, berjuang melawan kuda hitam, berjuang untuk keajaiban 17 tahun, menang = unggul lima poin atas tim nasional China, dan lolos," begitu judul artikel yang dibuat Sohu, Senin (7/10/2024).

"Sebagai pesaing langsung Timnas China, Indonesia ingin sekali membalas dendam kepada Bahrain pada laga ini dan memperlebar jarak dengan Timnas China menjadi lima poin," tulis media tersebut.

Menilik rekor pertemuan, Timnas Indonesia sudah tujuh kali berjumpa Bahrain. Hasilnya, Tim Garuda mencatat dua kemenangan, dua imbang, plus tiga kali kalah, termasuk dengan skor 0-10 pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.

Sementara itu, satu di antara kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain terjadi di Piala Asia 2007. Ketika itu, di bawah pimpinan Ivan Kolev, Tim Garuda menang dengan skor 2-1. Artinya sudah 17 tahun lamanya Tim Merah-Putih puasa kemenangan dari Bahrain.

Menurut Sohu, Timnas Indonesia merupakan satu di antara tim tangguh yang menghuni Grup C ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hasil imbang kontra dua tim tangguh Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0) menjadi bukti Skuad Garuda mampu bersaing di fase ini.

"Saat ini, Indonesia mengoleksi dua poin setelah dua kali bermain imbang dalam dua pertandingan. Di bawah kepungan Arab Saudi dan Australia, Indonesia sejauh ini masih belum terkalahkan, hal ini menunjukkan ketangguhan mereka," ulas media tersebut.

"Indonesia saat ini hanya berada di peringkat 129 dunia, namun dengan performa nyata mereka membuktikan mereka juga punya kekuatan untuk tampil di Piala Dunia," lanjut Sohu.

"Pelatih Shin Tae-yong menargetkan meraih kemenangan beruntun atas Bahrain dan Timnas China, menunjukkan ambisinya. Sedangkan bagi Bahrain, sebagai tim lapis keempat grup, tujuan mereka juga mempertahankan peringkat keempat dan mengikuti babak play-off," kata Sohu.

"Usai mengalahkan Australia pada babak pertama, Bahrain kalah 0-5 dari Jepang di kandang sendiri pada laga kedua, yang membuat kekuatan mereka sebenarnya sulit diketahui."

"Namun, sebagai tim tradisional Asia Barat, kebugaran fisik yang kuat adalah keuntungan terbesar mereka. Kekuatan fisik mereka dan gaya bermain mungkin menjadi hal yang paling ditakuti oleh tim-tim Asia Tenggara seperti Indonesia," pungkas Sohu.

 

Debut Mees Hilgers

Timnas Indonesia bisa dibilang bertandang ke Riffa, Bahrain, dengan membawa hampir semua pemain terbaiknya. Tercatat hanya Justin Hubner pemain kunci Tim Garuda yang kali ini terpaksa absen karena cedera. Dan ini akan menjadi debut Mees Hilgers, yang baru saja mendapat status WNI pada 30 September 2024 lalu.

Absennya Hubner agaknya tidak terlalu berdampak. Pasalnya dalam skuad Indonesia saat ini masih tersedia cukup banyak pemain belakang. Selain Jay Idzes dan Rizky Ridho, Merah Putih juga masih punya pemain baru, Mees Hilgers, yang berpeluang debut di laga ini.

Kemudian di fullback kanan, Sandy Walsh agaknya masih jadi pilihan utama. Sedangkan di sisi kiri, kemungkinan bakal ditempati Verdonk atau Tjoe-A-On. Untuk 2 posisi di gelandang, kemungkinan menjadi milik Thom Haye dan Ivar Jenner.

Sedangkan 2 dari 3 posisi pemain ofensif tampaknya masih menjadi milik Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen. Kemudian 1 posisi lagi kemungkinan jadi perebutan 4 pemain. Posisi tersebut bisa ditempati Witan Sulaeman, Marselino Ferdinan, Egy Maulana Vikri, serta pemain baru Eliano Reijnders. rmc

 

Prakiraan Susunan Pemain

Bahrain (4-2-3-1): Ebrahim Lutfalla (GK); Vincent Emmanuel, Sayed Baqer, Amine Benaddi, Abdulla Al-Khulasi; Ali Haram, Abbas Al-Asfoor; Mohamed Marhoon, Ali Madan, Kamil Al-Aswad; Mahdi Abduljabbar.

Pelatih: Dragan Talajić

 

Indonesia (3-4-2-1): Maarten Paes (GK); Rizky Ridho, Mees Hilgers, Jay Idzes; Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Ivar Jenner, Thom Haye; Witan Sulaeman, Ragnar Oratmangoen; Rafael Struick.

Pelatih: Shin Tae-yong

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…