Tari Lenggang Nyai SMPN 2 Sukodono Berjaya di Ajang Performing Art Competition

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampilan tim tari Lenggang Nyai dari siswi SMPN 2 Sukodono. SP/ HDK
Penampilan tim tari Lenggang Nyai dari siswi SMPN 2 Sukodono. SP/ HDK

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Satu lagi kegiatan ekstrakurikuler seni tari yang mengharumkan nama baik SMPN 2 Sukodono, yakni kemampuan tim tari Lenggang Nyai dari siswi SMP Negeri yang beralamat di Desa Plumbungan ini, mampu bertengger di papan atas menyabet juara pertama di ajang Performing Art Competition siswa SMP di pentas Pendopo Disporapar, Sabtu (12/10/2024).

Ajang perlombaan kreasi seni besutan SMK YPM 8 Sidoarjo ini menampilkan performance peserta dari berbagai seni tari sekolah tingkat pertama ini, puncaknya tim tari SMPN 2 Sukodono mampu menyisihkan 12 tim seni lainya dari berbagai sekolah SMP yang ada di Sidoarjo. 

"Saingan terberat adalah tim tari Lado Pasar Legi dari SMPN 1 Sukodono," ujar salah siswi usai lomba menari, Senin (14/10/2024).

Di akui tim juri, kelebihan tarian Lenggang Nyai yang dibawakan siswi  SMPN 2 Sukodono sangat dijiwai dalam penguasaan panggung serta gerakannya selaras dengan musiknya.

"Yang paling berkesan dari tari Lenggang Nyai mempunyai nafas sejarah yakni Penggambaran Nyai Dasimah tokoh perempuan pribumi yang dikekang pada masa penjajah Belanda dahulu," tandas Musowimin Ketua Panitia Kompetisi Performing Art  Junior High School.

Tari Lenggang Nyai, adalah Simbol Perjuangan Perempuan pribumi dari Betawi, yang diciptakan sebagai kreasi baru yang diciptakan tahun 1998 oleh seorang seniman asal Yogyakarta bernama Wiwik Widiastuti. Hasil  proses perpaduan kebudayaan,  seperti budaya Tionghoa, dan sebagainya. Ciri khasnya penggunaan suara musik pengiringnya riang, serta gerakan tari yang lemah gemulai.

Dikisahkan, tarian ini terinspirasi dari kisah hidup Nyai Dasimah. Nyai Dasimah adalah seorang gadis Betawi yang berparas ayu. Saat itu Nyai Dasimah mengalami kebingungan untuk memilih pasangan hidup. 

Ia dihadapkan pada dua pilihan dengan dua kebangsaan berbeda, yaitu pria berkebangsaan Belanda dan pria pribumi Betawi  Setelah berpikir lama, akhirnya ia memilih pria berkebangsaan Belanda bernama Edward William. Selama pernikahan berlangsung, Edward banyak memberi aturan aturan yang mengekang Nyai Dasimah. Nyai merasa hak kebebasannya dirampas, Nyai Dasimah untuk  meraih kebebasan melawan Belanda. Hdk

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…