Komisi C Minta Dikbud Fokus Penuntasan Sekolah Rusak Kategori Rehab Berat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana hearing Komisi C dengan Bidang Pengendalian, Pengawasan Sarpras Dikbud Sidoarjo
Suasana hearing Komisi C dengan Bidang Pengendalian, Pengawasan Sarpras Dikbud Sidoarjo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Menyikapi masih banyaknya kondisi sejumlah sekolah di Kabupaten Sidoarjo yang mengalami kerusakan berat, DPRD Sidoarjo mengambil langkah strategis untuk lebih fokus rehabilitasi sekolah yang dianggap rusak berat dengan mensuport penambahan anggaran.

Hal ini terungkap saat kegiatan hearing Komisi C bidang pembangunan dengan Bidang Sarana dan Prasarana Dikbud Sidoarjo di ruang pertemuan komisi DPRD Sidoarjo, Kamis (17/10).

Ketua Komisi C DPRD, Choirul Hidayat dari fraksi PDIP mengungkapkan bahwa Disdikbud harus fokus penuntasan pada rehab berat sebab dengan penuntasan sekolah yang rusak berat berarti penangan yang rusak sedang akan berkurang untuk kedepannya.

"Anggaran untuk penuntasan sekolah rusak akan kita tambah sehingga penuntasan sekolah rusak harus di fokuskan pada rehabilitasi kelas berat harus di prioritaskan penuntasannya" Ujar Choirul Hidayat.

Di paparkan oleh kader PDIP ini, perbaikan rehab berat berarti akan mengantisipasi sejumlah penyelesaian rehab sekolah kategori rehab sedang kedepannya" tutur Ketua Komisi C ini.

Di sisi lain saat hearing tersebut, Kabid Pengendalian, Pengawasan Sarpras Dikbud Sidoarjo, Indar Hidayati mengatakan sangat berterima kasih dengan penambahan anggaran perbaikan sekolah di Sidoarjo, artinya percepatan dalam penuntasan sekolah rusak segera tercapai.

Sementara itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo akan menambah jumlah sekolah yang diperbaiki tahun ini. Ada tambahan 13 sekolah yang akan direnovasi.

Artinya, total sekolah yang diperbaiki mencapai 46. Saat ini, Dispendikbud Sidoarjo sedang memperbaiki 23 SDN dan 10 SMPN.

Beberapa sekolah yang mendapatkan perbaikan tambahan yakni, SDN Gedang di Kecamatan Porong, SDN Suko 1 di Kecamatan Sidoarjo dan TK Pembina di Kecamatan Sedati.

Kepala Bidang Pengendalian, Pengawasan, Sarana dan Prasarana, Dinas Dispendikbud Sidoarjo, Indar Hidayanti mengatakan, perbaikan tersebut akan didanai melalui APBD Perubahan. Oleh karena itu, proses pelaksanaannya baru akan dimulai bulan depan.

Adapun pekerjaannya diperkirakan memakan waktu tiga bulan. Dengan demikian proses perbaikan diharapkan selesai pada akhir tahun. Hdk/hik

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…