Fenomena Hujan Es di Sidoarjo Bikin Heboh, Banyak Pohon Ikut Roboh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan hujan es di wilayah terdampak di Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA
Penampakan hujan es di wilayah terdampak di Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Wilayah Sepanjang, Taman, Sidoarjo baru saja terjadi fenomena hujan es yang terjadi pada Senin (04/11/2024) sore, kemarin. Beruntung, tidak berdampak adanya kerusakan akibat fenomena tersebut. 

Awalnya hujan deras disertai angin kencang mengguyur rumahnya di daerah Sepanjang. Lalu, warga sekitar pun mulai mendengar bunyi kerikil berjatuhan dari atas genteng sejak pukul 12.30 WIB. 

"Awalnya hujan deras, terus dari atap dengar suara kayak kerikil berjatuhan, tak cek ke depan ternyata hujan es," jelas Arry Saputra, salah satu warga, Selasa (05/11/2024).

Diketahui, fenomena ini terjadi selama 10 hingga 15 menit. Besaran butiran es, bahkan sebesar jempol tangan orang dewasa. Bukan hanya hujan es, angin kencang juga melanda beberapa kawasan Kabupaten Sidoarjo dan mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Namun, tidak ada laporan adanya korban jiwa.

Usai kejadian, petugas gabungan dari BPBD, polisi, TNI, relawan dan masyarakat turun bersama-sama ke sejumlah lokasi terdampak. Mereka bergotong royong mengevakuasi dan membersihkan pohon yang tumbang.

Diketahui sebelumnya, BMKG menyebut cuaca di kawasan Sidoarjo diperkirakan mengalami hujan deras disertai angin kencang. Selain itu, juga diprediksi hujan disertai petir.

Oleh karenanya, masyarakat juga diimbau jaga stamina dan kesehatan agar tidak mudah drop dengan cuaca yang tidak menentu. Masyarakat juga diminta segera melaporkan ke pihak yang berwenang bila mendadak ada perubahan cuaca atau bencana alam. sd-01/dsy

Berita Terbaru

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…