Sepi Permintaan Pasar, Pelaku UMKM Pindang Ikan Laut Lamongan Meringis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pelaku UMKM pindang ikan laut di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Ilustrasi. Pelaku UMKM pindang ikan laut di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sejak sepekan terakhir, komoditas pindang ikan laut di Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur sepi permintaan pasar. Akibatnya banyak pelaku UMKM yang mengeluh dan meringis.

Dampak sepinya permintaan pasar ini, produksi ikan pindang laut berkurang drastis. "Saat ini permintaan sepi, sudah sepekan ini sepi," kata salah seorang pelaku UMKM pindang laut, Kusnadi, Minggu (17/11/2024).

Padahal, biasanya dalam sehari pelaku UMKM bisa memproduksi ikan pindang hingga mencapai 2 ton. Namun, akibat sepinya permintaan pasar, mereka hanya bisa memproduksi satu ton setengah saja. 

"Kalau biasanya kita bisa memproduksi 2 ton ikan pindang ikan laut dalam sehari kalau lagi ramai, tapi sekarang sepi hanya bisa memproduksi 1 ton hingga 1,5 ton saja dalam sehari," ujar Kusnadi.

Menurut Kusnadi, terdapat beberapa faktor yang membuat permintaan ikan pindang tersebut di antaranya adalah kondisi pasar yang sepi. Selain itu, faktor cuaca yang sudah memasuki musim penghujan membuat ikan pindang biasanya kurang diminati pasar.

"Ya karena mungkin memang pasar sedang sepi," akunya.

Pendamping UMKM Ahmad Zulfikar mengatakan pihaknya kini tengah mengupayakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas produksi. Selain itu, lanjut Zulfika, pihaknya juga berupaya membuka peluang pasar ekspor ke beberapa negara tetangga, maupun negara dengan tingkat konsumsi ikan yang tinggi, seperti China dan Jepang.

"Dengan ekspor, produksi ikan pindang mempunyai peluang pasar yang luas serta bisa menyelamatkan pelaku UMKM," terangnya.

Terlebih, hal itu ditunjang dengan pasokan bahan baku ikan laut yang tersedia setiap musim, karena pasokan ikan laut dari beberapa perairan Indonesia kini mampu ditampung di industri UMKM ikan pindang tersebut. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Ungkap Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara

Ungkap Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara

Selasa, 07 Jul 2026 21:52 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mantan Penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta aktor intelektual kasus ini ditangkap. "Curiga bahwa ini ada aktor intelektual…

Sepakbola tak boleh untuk Perebutan Kekuasaan Politik

Sepakbola tak boleh untuk Perebutan Kekuasaan Politik

Selasa, 07 Jul 2026 21:50 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut FIFA memutuskan menangguhkan sanksi kartu merah Balogun, yang ditelan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, menarik mantan…

Trump, Puji Harry Kane

Trump, Puji Harry Kane

Selasa, 07 Jul 2026 21:49 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji performa Harry Kane di Piala Dunia 2026. Dia menyebut kapten Timnas Inggris itu…

Ali Khamenei, Dimakamkan Setelah 4 Bulan, untuk Keamanan

Ali Khamenei, Dimakamkan Setelah 4 Bulan, untuk Keamanan

Selasa, 07 Jul 2026 21:48 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prosesi yang membawa jenazah pemimpin tertinggi Iran yang meninggal dunia, Ayatollah Ali Khamenei, dihadiri oleh jutaan orang di…

Pemerintah Akui 2,92 Juta Anak Tidak Bersekolah

Pemerintah Akui 2,92 Juta Anak Tidak Bersekolah

Selasa, 07 Jul 2026 21:46 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Sekjen Kemendikdasmen), Ir Suharti, mengungkapkan data…

Penerbangan Singapura -Indonesia akan Diperbanyak

Penerbangan Singapura -Indonesia akan Diperbanyak

Selasa, 07 Jul 2026 21:43 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini sudah ada 23 maskapai yang menyediakan penerbangan dari Singapura ke Indonesia. Tapi Perdana Menteri Singapura Lawrence…