Sigit Waseso Melakukan Gebrakkan Hantarkan Kejari Sumenep Menjadi Tipe A

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kajari Sumenep, Sigit Waseso SH. MH bersama Kasi Intel Indra Soebrata, SH.MH. SP/ GAN
Kajari Sumenep, Sigit Waseso SH. MH bersama Kasi Intel Indra Soebrata, SH.MH. SP/ GAN

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sigit Waseso selaku Kepala Kejaksaan Negeri  Sumenep (Kajari) melakukan gebrakan menghantarkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep resmi naik status dari tipe B menjadi tipe A.

Kenaikan ini ditetapkan melalui Keputusan Jaksa Agung RI Nomor B-5/A/Cr.4/01/2025 tanggal 20 Januari 2025.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumenep Sigit Waseso, SH, M.H melalui Kasi Intel Kejari Sumenep Indra Suebrata SH, MH ia menyampaikan bahwa peningkatan tipologi ini menjadikan Kejari Kabupaten Sumenep sejajar dengan Kejaksaan Negeri Pamekasan.

“Mulai tahun ini,  Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumenep berstatus tipe A, sama seperti Pamekasan,” kata Indra saat ditemui, Jumat (28/02/2025).

Selain Kabupaten Sumenep, Kejari lainnya di Indonesia juga mengalami peningkatan tipologi serupa, termasuk Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Kejaksaan Negeri  Kabupaten  Kediri, Kejaksaan Negeri Konawe dan Kejaksaan Bangkalan.

Indra  menyebut pihaknya telah melakukan sejumlah pembenahan terkait sarana dan prasarana untuk mendukung implementasi peningkatan tipologi tersebut.

“Dari Kejagung nantinya akan merencanakan apa saja yang perlu ditambah, terutama karena status tipe A berarti ada peningkatan penanganan perkara,” jelasnya.

Ia berharap kenaikan status ini mampu meningkatkan kinerja institusi dalam melaksanakan tugas dan fungsi kejaksaan secara optimal.

“Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan, penguatan organisasi, serta pengembangan kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumenep, ” tegasnya. gan

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…