Pimpin Jatim 2025-2030, Khofifah-Emil Usung Visi Gerbang Baru Nusantara

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak, kembali terpilih untuk memimpin provinsi ini pada periode 2025-2030. 

Di periode keduanya, Khofifah mengusung visi besar bertajuk "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara". Visi ini menegaskan posisi strategis Jawa Timur sebagai pintu gerbang perdagangan dan penghubung utama antara Indonesia bagian barat dan timur.

Sebagai provinsi yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai penyuplai utama komoditas pertanian dan produk industri ke wilayah Indonesia Timur. 

Potensi ini semakin diperkuat dengan perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Perpindahan ini menjadikan Jawa Timur semakin strategis, baik secara geografis maupun ekonomi.

Namun, di balik peluang besar tersebut, terdapat tantangan yang perlu diantisipasi. Salah satunya adalah progres pembangunan IKN yang belum maksimal. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Jawa Timur dalam mewujudkan visi "Gerbang Baru Nusantara".

Pemimpin Redaksi Ayojatim.com, Dr. Harliantara, M.Si, menuturkan bahwa visi "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara" membawa harapan besar bagi kemajuan provinsi ini. Namun, untuk mewujudkannya, diperlukan langkah-langkah konkret dan strategis.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unitomo Surabaya itu juga menyoroti pentingnya reorientasi konsep Nusantara dalam visi ini. Menurutnya, ada dua perspektif yang perlu diperjelas: Nusantara sebagai ibu kota negara dan Nusantara sebagai wilayah utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Apakah Jawa Timur akan fokus pada peran sebagai penghubung ke IKN, atau justru memperkuat posisinya sebagai pusat ekonomi dan perdagangan untuk seluruh wilayah Nusantara? Ini perlu dirumuskan dengan jelas agar visi ini tidak kehilangan arah," ujar Harliantara dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara, Peluang & Tantangan?" yang digelar Ayojatim.com, di RKTP CAFE Surabaya, Jumat, 7 Maret 2025

Potensi dan Tantangan

FGD tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kunci, di antaranya Jairi Irawan, S.Hum, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar. Kemudian Baihaki Sirajt, Direktur Direktur Eksekutif Lembaga Survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), dan H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim.

Jairi menilai bahwa "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara" bisa menjadi spirit dan pengikat yang mempersatukan visi misi seluruh kabupaten kota di Jawa Timur dengan Gubernur Jatim. 

Keselarasan visi dan misi sangat penting agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten dan kota selaras dengan RPJMD Jawa Timur, sehingga yang diinginkan oleh Gubenur Khofifah sebagai lompatan visi bisa ditangkap oleh seluruh wilayah kabupaten kota di Jawa Timur.

"Itu sebagai spiritnya," ucapnya.

Sementara itu, Baihaki Sirajt, Direktur Direktur Eksekutif Lembaga Survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), menegaskan bahwa jangan sampai "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara" hanya menjadi jargon. 

Untuk itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak harus bisa mengimplementasikan 10 program pokoknya, terutama dalam kurun waktu 100 hari kerjanya.

"Tetapi kalau nanti tidak ada progres, maka masyarakat akan menilai bahwa Gerbang Baru Nusantara ini hanya sekedar jargon, dan bahkan tidak menutup kemungkinan masyarakat akan menilai seperti IKN, antara maju dan tidaknya," tegasnya.

Namun H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim, optimis Khofifah-Emil bisa mewujudkan vis besarnya "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara". "Kuncinya adalah kolaborasi antara pemerintah, partai politik, swasta, dan masyarakat," sebutnya. 

Menurut Kang Irwan, Jawa Timur memiliki potensi dan peluang yang besar. Baik dari sisi ekonomi, budaya, hingga pariwisata. Hal itu jika digarap serius maka "Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara" bukan isapan jempot.

"Ini kesempatan bagi Bu Khofifah di periode kedua ini. Karena di periode pertama dengan tantangan eksternal seperti Covid dan lainnya Gubernur Khofifah berhasil meningkatkan indikator kinerja. Baik dari IPM, angka kemiskinan, bahkan kemiskinan ekstrim juga turun," ungkapnya. Byb

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…