Patrick Kluivert: Ini Baru Awal, Saya Sangat Bangga. Masa Depan Cerah
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny jadi pahlawan kemenangan atas Bahrain. Dia senang bisa membuat publik SUGBK tersenyum lebar.
Selasa (26/3/2025) malam WIB, Indonesia menjamu Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno. Ini lanjutan matchday kedelapan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah bertarung selama 90 menit, Indonesia menang tipis 1-0 berkat gol Ole Romeny pada menit ke-24. Kemenangan kedua Indonesia membuat mereka bertahan di posisi keempat klasemen Grup C dengan sembilan poin dari delapan laga.
Hasil ini menjaga kans Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, baik lewat Putaran Keempat atau finis runner-up grup. Bagi Romeny, gol ini membuktikan bahwa PSSI tidak salah menaturalisasinya.
Ternyata, Romeny jadi jawaban untuk lini serang Skuad Garuda.
Lini serang atau depan merupakan salah satu dari tiga lini dalam permainan sepak bola. Lini serang dalam permainan sepak bola dihuni pemain berposisi sebagai penyerang yang menjadi unsur penting dalam membuat gol. Barisan depan pada permainan sepak bola dipersiapkan terutama untuk penyerangan.
Praktis, Ole Romeny, setelah proses naturalisasinya selesai
langsung mencetak dua gol dalam dua partai pertamanya bersama Skuad Garuda, setelah beberapa hari lalu menjebol gawang Australia. Publik GBK langsung mengelu-elukan namanya.
Senang Dapat Sambutan Fans
Romeny pun senang melihat sambutan luar biasa fans, karena sudah lama menantikan kesempatan itu sejak berpindah warga negara.
"Luar biasa! Saya sangat senang, jika kamu melihat orang-orang di stadion, semuanya tersenyum dan bersorak-sorai. Ini yang kami lakukan untuk mereka, melihat anak-anak bergembira di tribune. Ini momen yang indah," ujar Romeny, semalam.
Kami Akan Terus Berkembang
Usai pertandingan, Ole Romeny mengaku sangat senang bisa mencetak gol. Dia juga senang karena banyak orang yang bisa tersenyum dan merayakan kemenangan Indonesia.
"Sangat senang. Semua orang senang. Semua orang merayakan. Sangat-sangat menjadi momen yang indah," ucap Ole Romeny sembari menunjuk ke arah tribune suporter Timnas Indonesia.
Kemenangan ini membuat Indonesia menjaga peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Ole Romeny pun yakin dengan kualitas yang dimiliki Timnas Indonesia mampu bersaing menembus Piala Dunia 2026.
"Setelah pertandingan melawan Australia, kami melakukan evaluasi. Kami tahu kualitas tim ini. Kami akan terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan," kata Ole Romeny.
Romeny dkk. kini punya tugas terakhir bulan Juni nanti saat bertemu China dan Jepang di dua matchday terakhir. Kemenangan dari salah satu laga itu akan memastikan tempat di Putaran Keempat.
"Kami ingin memenangi semua laga, termasuk laga lawan Australia. Yang pasti kami fokus di setiap laga. Kami akan hadapi dengan penuh percaya diri," kata Romeny seperti menjawab kepercayaan yang diberikan PSSI dan pelatih Patrick Kluivert.
Lawan Australia, Romeny Cetak Gol
Saat Indonesia dibantai Australia 1-5, Romeny mencetak satu-satunya gol dan kerap jadi ancaman sepanjang laga.
Romeny, unjuk gigi saat Indonesia mengalahkan Bahrain 1-0 pada matchday kedelapan. Dia jadi pencetak gol tunggal kemenangan Tim Merah-Putih pada menit ke-24.
Romeny dengan jitu menyontek umpan pendek Marselino di depan gawang. Romeny selama 87 menit membuat dua attempts yang semuanya mengarah ke gawang.
Itu artinya Romeny menyumbang dua dari total tiga tembakan tepat sasaran Indonesia selama 90 menit.
Wajar jika AFC akhirnya mendapuk Romeny sebagai man of the match di laga ini.
Ole Romeny menjelma menjadi pahlawan Timnas Indonesia.
Striker asal Oxford United di kasta kedua Liga Inggris itu membobol gawang Bahrain pada menit ke-24 lewat assist dari Marselino Ferdinan.
Usai dua gol dalam dua laga pertamanya, kita tunggu performance Romeny menjaga ketajamannya? Publik Indonesia menunggu di dua laga terakhir kualifikasi bulan Juni.
Kemenangan tersebut tak hanya membawa Timnas Indonesia meraup tiga poin penting, tetapi juga mempertegas reputasi Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes sebagai benteng tangguh di lini pertahanan. Kolaborasi mereka berhasil membuat Bahrain frustrasi, dengan hanya mencatatkan tujuh tembakan sepanjang laga dan gagal menembus gawang yang dikawal Maarten Paes. Netizen di media sosial pun ramai-ramai memuji performa apik trio bek ini.
Tanggapan Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menganggap Ole Romeny dkk. seharusnya bisa menang lebih dari satu gol atas Timnas Bahrain dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2926 Zona Asia.
"Pertama, kami harus sangat senang dengan hasil ini. Saya rasa kita pantas menang. Dengan peluang yang kita ciptakan, kita seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Tapi begitulah sepak bola," ujar Kluivert .
Patrick Kluivert bangga dengan perjuangan para pemain Timnas Indonesia yang sebelumnya baru dibantai Timnas Australia 1-5 di Sydney Football Stadium, Sydney, pada Kamis (20/3/2025).
"Setelah pertandingan di Australia, semua orang tentu sangat kecewa dengan hasilnya. Itu juga hasil yang sebenarnya tidak pantas kita terima," ucap Kluivert.
"Namun, bangkit kembali, bermain di kandang sendiri di depan suporter, memberikan performa seperti ini, meskipun situasinya tidak mudah, kami sangat senang dengan hasil ini dan bisa berbagi kebahagiaan dengan semua yang ada di stadion," imbuh arsitek asal Belanda tersebut.
Sesudah ini, Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan tersisa Grup C. Tim berjulukan Garuda itu bakal menjamu Timnas China pada 5 Juni 2025 dan Timnas Jepang pada lima hari berselang.
"Dari sudut pandang saya, ini baru awal. Sekarang kami punya lebih banyak waktu. Saya tahu para pemain bisa lebih baik lagi. Kami sudah menatap ke depan, tentu saja, menuju Juni 2025. Kami punya sedikit waktu untuk memperbaiki semuanya agar lebih maksimal," ungkap Kluivert, Rabu.
"Saya sangat bangga dengan tim ini. Mereka bermain dengan hati, menciptakan banyak peluang, dan saya hanya melihat masa depan yang cerah bagi semuanya. Saya rasa ini baru permulaan, dan saya sangat bangga," jelasnya. n bl/km/erc/rmc
Editor : Moch Ilham