Ford Tangguhkan Ekspor Kendaraan ke China Imbas Perang Tarif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ford F-150 Raptor. SP/ JKT
Ford F-150 Raptor. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Ford, pabrikan otomotif merk Amerika mengumumkan untuk menangguhkan pengiriman mobil dan truk pikap ke China lantaran adanya perang tarif China Vs Amerika.

Pasalnya setelah Amerika yang sebelumnya mengenakan tarif pajak yang besar kepada China, kini China juga mulai melakukan balasan tarif pada kendaraan buatan Amerika, Senin (21/04/2025).

Bahkan China menaikkan tarif pada kendaraan buatan AS hingga 150 persen sebagai respons terhadap Pemerintah Trump, yang juga menaikkan nilai ekspor berbagai macam barang dari China.

Tentu saja, adanya penghentian merk otomotif ternama Ford itu akan berdampak pada sejumlah model termasuk Ford F-150 Raptor, Bronco dan Mustang, serta Lincoln Navigator.

Berdasarkan laporan dari Wall Street Journal, tahun lalu Ford menjual sekitar 400.000 kendaraan di China, tapi untuk model yang diekspor itu hanya 5.500. Angka yang kecil tapi pasar China menjadi salah satu yang menguntungkan bagi Ford.

Meskipun ada penghentian ekspor mobil rakitan, perusahaan akan terus mengirim mesin dan transmisi buatan AS ke China. Salah satu kendaraan yang diimpor Blue Oval dari Cahina adalah Lincoln Nautilus. Meskipun dikenakan tarif yang tinggi, pengiriman terus berlanjut.

Sementara itu di dalam negeri, Ford berencana untuk menaikkan harga kendaraan baru jika perang tarif terus berlanjut, menurut memo internal. Hal ini terjadi meskipun sekitar 80 persen modelnya yang dijual di AS dibuat di dalam negeri.

Meski dapat membantu pabrikan menghindari tarif menyeluruh sebesar 25 persen untuk mobil impor, tapi hal itu tidak melindungi Ford dari tarif suku cadang yang diproduksi di luar negeri dan digunakan untuk kendaraan yang dirakit lokal.

Sebagai informasi, sebuah analisis oleh Pusat Penelitian Otomotif, yang diterbitkan awal bulan ini, menyatakan bahwa tarif impor otomotif sebesar 25 persen yang diberlakukan Trump akan meningkatkan biaya bagi produsen mobil. Langkah tersebut akan membuat produsen mobil kesulitan untuk kembali ke posisi yang kompetitif. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…