SURABAYAPAGI.com, Jakarta - China memang sudah tidak perlu diragukan lagi perihal teknologi canggih dan terbarukan. Salah satunya, baterai asal China, CATL yang diklaim telah melahirkan teknologi baterai terbaru yang memiliki daya tempuh hingga 1.500 km.
CATL memperkenalkan baterai 'Freevoy Dual Power Battery' dengan memiliki desain dual-core. Hasilnya baterai ini diklaim bisa membawa mobil listrik melaju hingga 1.500 km hanya dalam sekali cas.
"Teknologi ini merupakan perubahan mendasar dalam cara kita menyikapi keterbatasan jangkauan kendaraan listrik. Dengan menggabungkan dua teknologi baterai yang berbeda dalam satu paket, kami dapat mengoptimalkan kinerja daya tinggi dan kemampuan jangkauan yang lebih jauh," jelas juru bicara CATL, Rabu (30/04/2025).
Sedangkan bicara soal teknologi baterai yang ditawarkan ini, baterai dual-core ini dijelaskan memiliki 2 sumber energi berbeda yang diklasifikasikan menjadi 2 zona. Zona pertama sebagai sumber energi utama atau main energy area, dan zona kedua yang disebut range extension area dengan memiliki cell baterai yang berbeda-beda, dan memiliki peran masing-masing tidak memberikan tenaga sekaligus.
Diketahui, CATL sendiri telah mempelopori teknologi baterai elektroda negatif yang menghasilkan daya sendiri di zona perluasan jangkauan, sehingga menghilangkan bahan anoda grafit tradisional.
Tentu saja, adanya inovasi ini memungkinkan kapasitas energi yang jauh lebih tinggi dalam ruang paket baterai yang sama sekaligus meningkatkan kepadatan energi secara substansial. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu