Viral! Sound Horeg Setinggi 5 Meter di Bondowoso Jatuh Timpa Dua Penonton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
angkapan layar. Sound horeg yang jatuh timpa penonton dan kru di acara Imtihanan di Desa Sumber Anyar, Kecamatan Jambesari, Bondowoso. SP/ BDW
angkapan layar. Sound horeg yang jatuh timpa penonton dan kru di acara Imtihanan di Desa Sumber Anyar, Kecamatan Jambesari, Bondowoso. SP/ BDW

i

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini media sosial dihebohkan kejadian Karnaval sound horeg di Desa Sumber Anyar, Jambisari Darusholah, Bondowoso yang membawa korban lantaran tertimpa sound yang jatuh setinggi 5 meter.

Awalnya, sound horeg setinggi 5 meter tersebut masih aman saat diarak, namun tiba-tiba sound paling atas tersangkut dahan ranting pepohonan dan akhirnya jatuh menimpa dua penonton anak-anak.

Korban tersebut diketahui bernama Nadia Friska (17), warga Desa Penanggungan, Maesan. Sementara bocah yakni Firmansyah (9), warga Desa Pucang Anom, Jambisari Darusholah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Jambesari Darusallah, Iptu Sumanto saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Menurutnya arak-arakan sound horeg tersebut merupakan bagian dari acara imtihan atau acara perpisahan siswa atau santri. "Itu acara imtihanan. Sekitar beberapa jam lalu," ujar Sumanto, Senin (19/05/2025).

Sumanto menambahkan, sesaat setelah kejadian korban langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapat penanganan medis. Meski mengalami luka kondisi keduanya dilaporkan tidak dalam keadaan kritis.Namun, salah seorang korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala hingga harus mendapat beberapa jahitan.

“Korban perempuan mengalami luka di kepala, namun tidak terlalu parah. Sudah ditangani tenaga medis,” jelasnya.

Ia pun juga menyayangkan keberadaan sound horeg itu tak ada izin. Lantaran tidak adanya pantauan petugas dan dilakukan tanpa koordinasi resmi dengan aparat keamanan.

"Itu acara imtihanan. Tak ada pemberitahuan ke kami jika akan ada sound horeg dalam acara itu," kata Sumanto. bd-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…