Polda Jatim Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Asal Malaysia

Modus Baru Lewat Ekspedisi dan Shock Breaker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi di kemas dalam shockbreaker untuk mengelabui aparat. SP/Achmad Adi
Barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi di kemas dalam shockbreaker untuk mengelabui aparat. SP/Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaringan narkoba internasional kembali dibongkar oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur. Kali ini, jaringan asal Malaysia menjadi sasaran operasi yang berhasil mengungkap metode penyelundupan baru yang makin rapi dan sulit dideteksi. 

Narkotika jenis sabu dan ekstasi diselundupkan melalui jasa ekspedisi, dengan modus penyamaran di dalam shock breaker kendaraan.

Dalam operasi yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir, setidaknya empat tersangka berhasil diamankan dari berbagai lokasi. Barang bukti yang berhasil disita tidak tanggung-tanggung: sebanyak 9.463 gram sabu dan 5.814 butir pil ekstasi ditemukan dalam penguasaan para pelaku.

Temuan ini menandai salah satu pengungkapan narkotika terbesar di awal tahun ini oleh kepolisian Jawa Timur.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa, mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan metode yang makin canggih untuk mengelabui petugas. “Modusnya makin canggih. Mereka menggunakan alat-alat kendaraan seperti shockbreaker untuk menyembunyikan sabu. Dikirim melalui ekspedisi dari Malaysia dan masuk ke Indonesia seolah sebagai komponen kendaraan,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (21/5/2025).

Salah satu tersangka utama berinisial MAY ditangkap dengan barang bukti mencengangkan: 2,5 kilogram sabu dan 5.514 butir ekstasi yang disembunyikan di dalam paket ekspedisi.

Sementara tersangka lain, KF, membawa 1.020 gram sabu yang juga dikemas dalam shock breaker dan dikirim dari Malaysia. Dua tersangka lainnya, HAR dan MH, ditangkap di wilayah Surabaya dan diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran lokal Surabaya–Madura.

“Kalau kita total, barang bukti sabu mencapai 9,4 kilogram, sedangkan ekstasi sebanyak 5.814 butir atau setara 2 kilogram. Ini jumlah besar dan sangat membahayakan generasi muda, apalagi jika sampai beredar luas di masyarakat,” tegas Kombes Pol Robert.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menduga kuat bahwa jaringan ini memiliki struktur yang terorganisir dengan baik, mulai dari pemasok luar negeri hingga distributor lokal. Malaysia disebut sebagai negara asal pengiriman narkoba yang selama ini menyuplai barang haram ke berbagai wilayah di Jawa Timur. Surabaya dan Madura menjadi dua titik utama peredaran yang kini menjadi fokus pengawasan pihak kepolisian.

“Modus pengiriman melalui ekspedisi dan kerja sama dengan sopir atau kurir lokal menjadi atensi khusus kami. Ini menunjukkan bahwa jaringan mereka tidak hanya pintar dalam menyembunyikan barang, tapi juga pandai memanfaatkan sistem logistik untuk memperlancar penyelundupan,” tambahnya.

Polda Jatim menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap barang kiriman dari luar negeri, khususnya melalui jalur ekspedisi. Pihaknya juga menggandeng bea cukai serta operator jasa pengiriman untuk memperketat pengawasan terhadap paket-paket mencurigakan yang masuk ke wilayah Indonesia, terutama Jawa Timur.

Seluruh tersangka saat ini ditahan di Mapolda Jatim. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

"Penindakan akan terus kami lakukan secara tegas dan terukur. Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di Jawa Timur. Ini adalah bentuk komitmen kami melindungi generasi muda dari bahaya narkotika," pungkas Kombes Pol Robert. Ad

Berita Terbaru

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Central Mega Kencana (CMK) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Governance) secara k…

Pemkab Gresik Fasilitasi 750 Warga Lewat Program Mudik Gratis 2026

Pemkab Gresik Fasilitasi 750 Warga Lewat Program Mudik Gratis 2026

Rabu, 18 Mar 2026 14:45 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis tahun 2026 dengan memberangkatkan ratusan warga menuju b…

Bidik Pasar Baking Ramadan, MITO Angkat King Nassar sebagai Brand Ambassador

Bidik Pasar Baking Ramadan, MITO Angkat King Nassar sebagai Brand Ambassador

Rabu, 18 Mar 2026 12:31 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 12:31 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – MITO Electronics resmi menunjuk penyanyi sekaligus entertainer, Nassar Fahad Ahmad Sungkar atau yang dikenal sebagai King Nassar, s…

KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal 

KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal 

Rabu, 18 Mar 2026 12:16 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 12:16 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, sekaligus untuk…