Khofifah Hadiri Kick Off Pelatihan Paralegal Muslimat NU, Pecahkan Rekor MURI untuk Peserta Terbanyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur jatim Khofifah saat menghadiri Pelatihan Paralegal Muslimat NU, di Jakarta (dok istimewa).
Gubernur jatim Khofifah saat menghadiri Pelatihan Paralegal Muslimat NU, di Jakarta (dok istimewa).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– Tak butuh waktu lama bagi Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, untuk kembali beraktivitas usai melaksanakan ibadah haji. Baru tiba di tanah air pada Jumat malam (13/6), esok paginya, Sabtu (14/6), Khofifah langsung menghadiri Kick Off Pelatihan Paralegal Muslimat NU di Jakarta.

Kegiatan ini mencetak sejarah baru dengan mencatatkan rekor MURI sebagai pelatihan paralegal perempuan dengan peserta terbanyak, yakni 2.500 orang. Acara kolaborasi antara PP Muslimat NU dan Kementerian Hukum dan HAM RI ini menjadi langkah monumental dalam memberdayakan perempuan, khususnya dalam penguatan akses keadilan di tingkat akar rumput.

Khofifah menerima langsung piagam penghargaan dan sertifikat Rekor MURI, sebagai bentuk pengakuan atas penyelenggaraan pelatihan paralegal berskala nasional dengan keterlibatan ribuan kader perempuan dari berbagai daerah.

"Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PBNU saat Rakernas Muslimat NU di Kalimantan Timur bulan Mei lalu. Alhamdulillah hari ini bisa kita realisasikan," ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan bahwa pelatihan ini selaras dengan program nasional pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa/kelurahan. Para peserta akan berperan aktif dalam mendirikan 1.794 Posbankum baru, sebagai bagian dari target nasional 7.000 Posbankum yang diinisiasi Kemenkumham.

“Kami ingin kader Muslimat NU siap menjadi paralegal komunitas yang mampu memberikan layanan hukum, advokasi, mediasi, hingga penyuluhan kepada masyarakat, terutama perempuan dan anak,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pembekalan hukum, melainkan gerakan sosial untuk memperkuat penyelesaian masalah secara humanis, arif, dan berbasis komunitas, terutama untuk kasus-kasus seperti warisan, inses, hingga kekerasan rumah tangga.

“Kami ingin hadir membantu penyelesaian masalah sosial di lini paling bawah, sampai ke pelosok desa. Dan insyaAllah September nanti para peserta akan mengikuti magang dan sertifikasi sebagai paralegal,” imbuhnya.

Menteri PPPA RI Arifah Choiri Fauzi, yang juga Ketua PP Muslimat NU, menyebut pelatihan ini sebagai bentuk nyata penguatan kapasitas kader perempuan dalam menyelesaikan masalah sosial secara inklusif dan responsif.

“Kami ingin para peserta bukan hanya menyampaikan penyuluhan hukum, tapi menjadi tempat aman bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, dan membantu mereka menyelesaikan masalah hukum yang dihadapi,” ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM RI, Supratman Andi Agtas, turut mengapresiasi kiprah Muslimat NU dalam membangun kesadaran hukum masyarakat hingga ke desa-desa.

“Pelatihan ini menunjukkan Muslimat NU memiliki sumber daya manusia yang tangguh dan siap mendukung pembangunan sistem hukum nasional yang lebih merata dan adil,” tegasnya.

Hingga saat ini, Supratman menyebut telah terbentuk 5.008 Posbankum di Indonesia, dan kontribusi dari pelatihan Muslimat NU ini akan menambah hampir 1.800 Posbankum baru.

“Persoalan hukum seperti kekerasan perempuan dan anak hingga sengketa wakaf tidak bisa hanya diselesaikan secara formal. Dibutuhkan pendekatan yang arif dan penuh empati, yang saya yakin mampu dilakukan oleh Muslimat NU,” tambahnya.

Ketua PBNU Prof. Rumadi Ahmad turut hadir dan menyampaikan bahwa pelatihan paralegal ini merupakan langkah konkret Muslimat NU dalam merespons persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Ini merupakan implementasi nilai-nilai keadilan dalam Islam dan NU. Semoga jadi inspirasi bagi banom NU lainnya,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Menteri Desa Riza Patria, jajaran Kemenkumham, serta para tokoh perempuan dari berbagai organisasi masyarakat.(Sp/ad)

Reporter: Achmad Adi

 

Berita Terbaru

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa…

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan menyiapkan kebijakan khusus bagi UMKM dalam menghadapi aturan wajib h…