Meriahnya Festival Jajanan Tradisional di Lumajang yang Murah Meriah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Festival Jajanan Tradisional di Lumajang yang diburu banyak pengunjung. SP/ LMJ
Festival Jajanan Tradisional di Lumajang yang diburu banyak pengunjung. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Ratusan warga memadati festival jajanan tradisional yang digelar pemerintah desa setempat di kawasan wisata hutan bambu Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Tampak ratusan pengunjung berburu jajanan jadul yang kini mulai langka ditemui di perkotaan. Jajanan jadul tersebut diantaranya, seperti kue bikang, kucur, onde-onde, nogosari, lemper, loro ati, cenil, jemblem, klepon, hingga berbagai panganan tradisional lainnya tersaji di festival tersebut. 

Semua jajanan tersebut dijajakan oleh pelaku UMKM lokal dengan harga ramah di kantong yang digelar sebagai bentuk pelestarian sekaligus pengembangan kuliner tradisional khas Desa Sumber Mujur.

"Festival jajanan tradisional ini menampilkan makanan tradisional khas di Desa Sumber Mujur seperti cenil, jemblem, dan lainnya dengan tujuan untuk melestarikan dan mengembangkan UMKM," ujar Ketua Panitia Festival, Sapi'i, Senin (30/06/2025).

Sementara itu, diketahui untuk kisaran harga jajanan di festival ini pun sangat terjangkau. Mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per biji, pengunjung bisa menikmati aneka kue jadul dengan cita rasa istimewa. Meski murah, rasanya dijamin tak murahan.

"Di festival jajan jadul ada banyak aneka kue tradisional, ini memang khas di desa, mulai berbahan tepung hingga singkong. Rasanya juga enak," ujar salah satu pengunjung, Rohman.

Menariknya, di festival ini pengunjung tak hanya bisa mencicipi makanan jadul, tetapi juga melihat langsung proses pembuatan jajanan tradisional oleh warga setempat. Semuanya berlangsung di bawah sejuknya rindangan pohon bambu di kawasan wisata hutan bambu, menambah suasana asri dan nostalgia masa lalu. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…