Upaya Pemkab Lamongan Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Keluarkan Surat Himbauan Agar Lembaga Pendidikan, Pemerintah dan BUMD Membeli Produk UMKM

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konveksi lokal di Made Kidul Kecamatan Lamongan ini menyambut gembira dengan surat himbauan bupati asal semua pihak menjalankannya. SP/MUHAJIRIN 
Konveksi lokal di Made Kidul Kecamatan Lamongan ini menyambut gembira dengan surat himbauan bupati asal semua pihak menjalankannya. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan mengeluarkan surat himbauan resmi kepada seluruh lembaga pendidikan, instansi pemerintahan dan BUMD, agar mengutamakan pembelian produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta konveksi lokal dalam setiap pengadaan barang dan jasa.

Surat himbauan Nomor 500.9.3/210/413.123/2025  yang ditandatangani langsung bupati Yuhronur Efendi tersebut, merupakan bentuk komitmen Pemkab Lamongan, dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), dan mewujudkan kemandirian ekonomi daerah, melalui potensi unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta pemberdayaan pelaku usaha kecil menengah di daerah. 

"Surat tersebut diteken langsung oleh pak Bupati Lamongan tanggal 24 Juni 2025 dan bisa langsung  diberlakukan, " kata Anang Taufiq Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Lamongan kepada surabayapagi.com Selasa, (1/7/2025).

Surat himbauan itu tambah Anang, agar semua pihak bisa mendukungnya, ada 4 poin yang ditekankan pemerintah dalam membantu produk lokal UMKM, diantaranya setiap kegiatan di lingkungan instansi pemerintah daerah Kabupaten Lamongan, agar menggunakan produk UMKM Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, belanja institusi yang selama ini cenderung mengalir ke luar daerah, kini diarahkan untuk menjadi pengungkit ekonomi lokal. “Kalau sekolah-sekolah dan kantor pemerintahan rutin belanja ke UMKM setempat, maka ekonomi kerakyatan bisa tumbuh signifikan,” tambahnya.

Yang kedua kata Anang, setiap kegiatan pemerintahan penerimaan tamu yang berasal dari luar daerah, untuk pemberian cinderamata atau oleh-oleh agar berasal dari produk UMKM Kabupaten Lamongan, serta diharapkan mengajak tamu tersebut berkunjung ke mall oleh-oleh Lamongan (MOOLA), maupun sentra oleh-oleh khas Lamongan lainnya.

Ketiga, untuk pengadaan pakaian dinas atau seragam kerja, pakaian kerja lapangan, seragam sekolah seragam olahraga, dan kebutuhan sandang lainnya, agar menggunakan produk UMKM konveksi Kabupaten Lamongan.

"Kami mengajak seluruh lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, termasuk pesantren dan madrasah, BUMD serta instansi pemerintahan, agar dalam pengadaan kebutuhan, seragam, ATK, dan Mamin agar  memprioritaskan produk UMKM dan konveksi lokal Lamongan,” pintanya .

Apalagi saat ini di lembaga pendidikan momennya  penggandaan seragam sekolah, agar pelaku UMKM bangkit kembali dan mengungkit ekonomi lokal, kiranya pihak sekolah untuk belanja dan membeli produk konveksi lokal Lamongan.

Ke empat kata Anang, seluruh pegawai aparatur sipil negara ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan, agar mempromosikan pemanfaatan produk UMKM Kabupaten Lamongan melalui media sosial, dengan hastag "ayoditumbasi".

Salah satu pelaku usaha konveksi di Kecamatan Lamongan, A. Muyassaroh menyambut positif kebijakan tersebut. “Ini kebijakan yang bisa membawa angin segar bagi pelaku UMKM seperti saya ini yang bergerak di bidang konveksi, asal semua pihak ikut terlibat bergerak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan membeli produk konveksi lokal," ungkapnya.

Kebijakan ini juga mendapat dukungan dari kalangan pesantren dan organisasi kemasyarakatan. Ketua Umum PP. PESSANDRA, Muhajirin, menilai surat himbauan ini adalah langkah Pemkab Lamongan sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap ekonomi masyarakat.

 “Sudah saatnya lembaga pendidikan, pesantren, koperasi santri, dan alumni turut mengambil bagian dalam ekosistem membangun  ekonomi lokal. Himbauan ini harus direspons dengan kesiapan mutu dan pelayanan,” jelasnya.

Dengan diterbitkannya surat himbauan ini, Pemkab Lamongan berharap tercipta sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha lokal untuk membangun ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan. jir

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui sejumlah kegiatan atraktif dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Pemerintah Kota (Pemkot)…

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mendukung Musim Haji 2026 berjalan dengan aman dan lancar khususnya kesehatan dan mobilitas selama pelaksanaan ibadah…

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai salah satu rangkain menyambut Peringatan Hari Bumi, saat ini PEmerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Aparatur…

Tak Penuhi Standar MBG, BGN Setop Operasional Dua SPPG di Pamekasan

Tak Penuhi Standar MBG, BGN Setop Operasional Dua SPPG di Pamekasan

Kamis, 23 Apr 2026 11:13 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti masalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih tidak memenuhi standar operasional yang telah…

Selama Musim Tanam dan Akhir Tahun 2026, Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Selama Musim Tanam dan Akhir Tahun 2026, Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Kamis, 23 Apr 2026 11:05 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat menegaskan jika…

Cuaca Ekstrem, BPBD Ponorogo Gencarkan Edukasi dan Tingkatkan Mitigasi Bencana

Cuaca Ekstrem, BPBD Ponorogo Gencarkan Edukasi dan Tingkatkan Mitigasi Bencana

Kamis, 23 Apr 2026 10:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti cuaca ekstrem sejak awal Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Badan Penanggulangan Bencana…