SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah team gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, Basarnas POLAIRUD, Team SAR Polres Blitar dan BPBD Kab Blitar, akhirnya berhasil menemukan jasad Aksa Delvin Ardiansah (6). Jasad bocah TK itu ditemukan mengambang di sungai Lodagung di lingkungan Jaten Kel Kademangan Kabupaten Blitar pada hari Sabtu, (5/7) sekitar jam 15.00 WIB
Setelah tim gabungan melakukan evakuasi tubuh korban dari sungai selanjutnya dibawa ke rumah duka di Ds. Plosorejo RT 01 RW 08 Kec. Kademangan Kab. Blitar, yang setelahnya dilakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban oleh Unit Inafis Polres Blitar bersama dengan Petugas Kesehatan Dr. Arya Tri Wahyu Santoso.
Dari fisik korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan.
Atas kejadian ini pihak keluarga menerima dengan ikhlas sebagai musibah, tidak menuntut secara hukum, dan menghendaki pemeriksaan luar saja dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan diketahui oleh Kepala Desa Plosorejo.
"Setelah di temukan korban dalam keadaan meninggal dunia, team lakukan evakuasi korban dan membawa ke rumah duka, sebelumnya dilakukan pemeriksaan luar tubuh korban bersama sama dengan petugas kesehatan, juga meminta keterangan saksi saksi," terang Kasubsi PDIM SIHUMAS Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi pada wartawan Minggu (6/7).
Ipda Putut menambahkan, dari hasil pemeriksaan korban untuk tulang tengkorak tidak ditemukan tanda-tanda patah tulang, tulang tangan dan tulang iga tidak ditemukan tanda-tanda patah, hanya terdapat luka trauma benda tumpul di bagian dahi kanan, memar di dahi kiri atas luka robek di bibir kanan atas panjang 1 cm masih berdarah, dan tidak ditemukan perdarahan hidung dan telinga, sekaligus tanda tanda korban tenggelam, jelas terlihat di bagian telapak tangan, jari jari tangan, lutut, telapak kaki dan jari jari kaki, anggota tubuh kondisi lengkap.
"Atas kejadian ini, kita mengamankan BB celana pendek, kaos kuning tanpa lengan yang dipakai korban, untuk itu kami Polres Blitar, menghimbau pada masyarakat untuk mengawasi putra putrinya saat bermain, apa lagi di bawah umur, sehingga hal hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi," pesan Ipda Putut Siswahyudi. Les
Editor : Moch Ilham