Gelontorkan Rp3 M, Pemkab Sidoarjo Rehabilitasi 5 Pasar Tradisional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan di Pasar Buduran, Sidoarjo tampak sepi. SP/ SDA
Penampakan di Pasar Buduran, Sidoarjo tampak sepi. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo saat ini sedang komitmen merehabilitasi lima pasar tradisional yang ada di Kota Delta dengan menggelontorkan anggaran Rp3 miliar lebih dari APBD 2025.

Kelima pasar tersebut diantaranya Pasar Gedangan, Pasar Taman, Pasar Wadungasri, Pasar Prambon, dan Pasar Bulang. Dinas Perindustrian dan Perdgangan (Disperindag) Sidoarjo menyiapkan anggaran rehabilitasi sekitar Rp600 juta di setiap titik. 

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Abud Asyrofi, mengingatkan agar rehabilitasi pasar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pengelolaan dan inovasi pasca-revitalisasi.

“Pasar itu pusat ekonomi masyarakat. Tapi yang sering terjadi, setelah diperbaiki malah sepi pembeli. Jangan sampai hal itu terulang,” ujarnya, Minggu (13/07/2025).

Pihaknya juga menekankan perlunya pendekatan baru dalam pengelolaan pasar rakyat agar bisa bersaing dengan pasar modern. Jika pembeli sudah semakin nyaman belanja di pasar tradisional maka pedagang diuntungkan. 

“Inovasi dan kreasi harus ditentukan sejak awal. Pasar bukan sekadar tempat jual beli, tapi juga bisa menjadi daya tarik baru, bahkan tempat wisata,” ujarnya.

Menurutnya, konsep pasar tidak hanya sebatas jual beli kebutuhan pokok saja. Akan tetapi bisa juga menjadi alternatif untuk menghidupkan kembali pasar tradisional. 

Politisi PKB itu mencontohkan Pasar Klojen dan Pasar Oro-oro Dowo di Malang yang mempunyai beberapa fasilitas, seperti pujasera, zona UMKM, dan area tematik yang membuat pasar lebih nyaman, bersih, dan menarik bagi pengunjung.

Komisi C DPRD Sidoarjo, lanjut Kaji Abud, akan terus mendampingi dan mengawasi jalannya proyek revitalisasi tersebut. Ia berharap rehabilitasi ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan perekonomian masyarakat lokal.

“Pasar harus bersih, rapi, dan punya fasilitas lengkap. Kalau sudah nyaman, pembeli pasti senang datang,” tegasnya.

Sementara itu, Fatimah, salah satu pedagang di Pasar Taman, berharap pembenahan fasilitas pasar bisa meningkatkan jumlah pengunjung dan membuat kondisi pasar lebih layak.

“Semoga setelah diperbaiki, pasar ini jadi tambah ramai. Fasilitasnya juga semoga makin bagus, jadi pembeli lebih betah dan balik lagi ke pasar tradisional,” ujar Fatimah dengan penuh harap. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…