RIAS, Asrama Pendidikan Anak Surabaya yang Bikin Bangga Surabaya di Masa Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
WALIKOTA SURABAYA ERI CAHYADI SAAT BERADA DI RUMAH ILMU AREK SUROBOYO (RIAS). SP/ ACHMAD ADI
WALIKOTA SURABAYA ERI CAHYADI SAAT BERADA DI RUMAH ILMU AREK SUROBOYO (RIAS). SP/ ACHMAD ADI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya meninjau langsung kondisi Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) pada Selasa (15/7/2025). RIAS merupakan asrama pendidikan yang menampung anak-anak dari keluarga tidak mampu. Saat ini, sebanyak 110 anak tinggal dan belajar di tempat tersebut.

Dalam kunjungannya, Eri menyampaikan bahwa RIAS bukan sekadar tempat tinggal, melainkan wadah pembentukan karakter bagi anak-anak Surabaya yang kurang beruntung secara ekonomi.

"Tempat ini adalah tempat untuk mencetak karakter-karakter anak Surabaya, yang memang mohon maaf orang tuanya tidak mampu," ujar Eri.

Wali Kota Eri menekankan bahwa anak-anak penghuni RIAS harus mendapatkan kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya, termasuk dalam hal penampilan saat bersekolah.

"Saya bilang, ketika ke sekolah, kasih baju yang bagus, kasih tas yang bagus, kasih sepatu yang bagus. Karena apa? Mereka tidak boleh minder. Mereka tidak boleh merasa, aku orang yang tidak punya," tegasnya.

Ia bahkan menargetkan seluruh anak asuh RIAS bisa bersaing secara akademik dan menjadi yang terbaik di sekolahnya masing-masing.

"Sekarang ingin yang saya buktikan, saya tunjukkan adalah, meskipun mereka tinggal di asrama ini, maka mereka menjadi yang terbaik di kelasnya. Ini yang menjadi target kami," imbuhnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Surabaya berencana memperluas program ini dengan menambah tiga lokasi serupa. Dua di antaranya akan diperuntukkan bagi anak perempuan, sementara satu lagi untuk laki-laki.

"Insya Allah kita akan menambah tempat-tempat untuk asrama ini, ada tiga tempat lagi ya, nanti kita bangun. Dua untuk perempuan, satu untuk laki. Karena ini untuk laki-laki ya, belum ada yang perempuan. Kami gak ingin, mohon maaf kamarnya aku isinya orang banyak. Tapi kamarnya tadi maksimal 12, ada yang 18, tapi lihat luas kamarnya terus kita kasih AC, sehingga mereka tidurnya juga nyaman," terang Eri.

Anak-anak yang menghuni RIAS berasal dari keluarga kurang mampu dan dititipkan ke Pemkot Surabaya dengan harapan mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

"Jadi kalau tempat ini, tempat ini adalah dari keluarga-keluarga yang memang betul-betul tidak mampu di kota Surabaya. Sehingga anak-anaknya dititipkan kepada Pemerintah Kota Surabaya. Ketika masuk ke sini, keluar mereka bangga, aku anak Pemkot Surabaya, aku anak Wali Kota Surabaya," tuturnya.

Di akhir kunjungan, Eri menyampaikan keyakinannya bahwa pola pengasuhan di RIAS mampu memberikan perubahan besar dalam hidup anak-anak yang diasuh di sana.

"Ketika masuk ke sini harus berubah. Sehingga saya ingin mereka memiliki keyakinan, mereka memiliki percaya diri, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat, yang bisa merubah nasib keluarganya," pungkasnya. ad

Tag :

Berita Terbaru

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…

LBH Maritim Laporkan Dugaan SHGB Laut PT SSM ke Kejagung, Diduga Langgar Hukum Kelautan dan Tata Ruang

LBH Maritim Laporkan Dugaan SHGB Laut PT SSM ke Kejagung, Diduga Langgar Hukum Kelautan dan Tata Ruang

Rabu, 04 Feb 2026 11:56 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di wilayah laut kembali mencuat di Kabupaten Gresik. Lembaga Bantuan Hukum (…

Dukung Usaha Kecil, Petrokimia Gresik Bangun Outlet UMKM "Trate Rasa" di Kelurahan Trate

Dukung Usaha Kecil, Petrokimia Gresik Bangun Outlet UMKM "Trate Rasa" di Kelurahan Trate

Rabu, 04 Feb 2026 11:54 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya mendorong kebangkitan ekonomi warga terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Setelah s…

Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Rabu, 04 Feb 2026 11:52 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mendongkrak swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kelompok Tani (Poktan) di…

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur,…