Pendidikan dan Karakter di Era Digital, Wali Kota Mojokerto Pertegas Pentingnya Peran TP PKK

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat menghadiri acara pembinaan anggota TP PKK di Aula Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Selasa (19/8). SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat menghadiri acara pembinaan anggota TP PKK di Aula Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Selasa (19/8). SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto– Tim Penggerak PKK sebagai salah satu partner pemerintah dalam pembangunan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi berkarakter dan berpendidikan, khususnya menghadapi tantangan era digital saat ini. Hal itu disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat menghadiri acara pembinaan anggota TP PKK di Aula Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Selasa (19/8).

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita, menegaskan bahwa PKK merupakan organisasi yang lahir untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah, mulai dari pusat hingga tingkat kelurahan.

“Alhamdulillah, siang ini kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam rangka memperkuat peran PKK. Semangat dibentuknya PKK adalah membantu mensukseskan program-program pemerintah. Salah satunya membentuk generasi berkarakter dan berpendidikan di tengah arus digitalisasi,” kata Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Di satu sisi memberi banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi disisi lain juga memiliki dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak.

“Sekarang ini hampir semua aspek kehidupan bersentuhan dengan teknologi. Belanja pun bisa hanya lewat gawai. Namun, jika tidak ada pengawasan, anak-anak bisa terjerumus dalam penggunaan teknologi yang salah, seperti kecanduan game atau konten negatif. Disinilah pentingnya peran keluarga dan PKK untuk memberi edukasi dan pengawasan,” jelasnya.

Ning Ita menekankan pentingnya pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga. Orang tua, khususnya ibu, menjadi madrasah pertama bagi anak-anak. PKK, melalui 10 program pokoknya, memiliki tanggung jawab untuk menguatkan fungsi keluarga, termasuk dalam tata laksana rumah tangga dan pendidikan anak.

“Pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Orang tua harus menjadi teladan dalam menggunakan teknologi. Kalau orang tua sibuk dengan gawai, anak-anak akan meniru. Maka, kita harus saling mengingatkan agar teknologi dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif,” jelasnya.

Di akhir pengarahannya, Ning Ita mengajak seluruh kader PKK untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan pendidikan yang kuat bagi generasi penerus.

“Kita tidak bisa menolak perkembangan teknologi. Tapi kita bisa mengarahkannya agar bermanfaat. Mari bersama-sama kita jadikan keluarga sebagai benteng utama, dan PKK sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berpendidikan, dan siap menghadapi tantangan era digital,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),…

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…