Pastikan Penerima Kompensasi Benar-benar Akurat

DLHKP Kota Kediri Verifikasi Ulang Penerima Kompensasi TPA Klotok

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala DLHKP Kota Kediri Imam saat memastikan verifikasi data penerima kompensasi TPA Klotok
Kepala DLHKP Kota Kediri Imam saat memastikan verifikasi data penerima kompensasi TPA Klotok

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melaksanakan verifikasi faktual penerima bantuan sosial (bansos) dampak TPA Klotok sejak Senin (11/8) lalu. Pengecekan data 3.358 penerima di Kelurahan Pojok itu dilakukan untuk memastikan data sudah akurat. Sehingga, mereka benar-benar layak menerima kompensasi TPA.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, dalam melakukan verifikasi faktual pihaknya mendatangi 47 rukun tetangga (RT)di Kelurahan Pojok. Mekanismenya, petugas DLHKP mendatangi masing-masing RT dan memanggil satu per satu nama kepala keluarga (KK) yang diusulkan menerima kompensasi.

​“Kami panggil satu per satu untuk membuat surat pernyataan bahwa memang yang bersangkutan tinggal di Kelurahan Pojok,” kata Imam sembari menyebut pemanggilan disaksikan ketua RT dan warga sekitarnya.

​Mengapa DLHKP melakukan verifikasi faktual? Imam menyebut hal itu merupakan bentuk kehati-hatian. Serta upaya memitigasi risiko penyaluran bantuan sosial. Sehingga, penerima manfaat kompensasi TPA dipastikan tepat sasaran.

Sebelumnya, pendataan penerima kompensasi hanya dilakukan di kelurahan. Datanya berasal dari usulan atau keterangan masing-masing RT. Dari sana, dimungkinkan ada penerima yang sudah meninggal atau sudah pindah tapi masih tetap diusulkan.

“Saat ini kami menindaklanjuti dari hasil (usulan) kemarin dengan memanggil masyarakat untuk dilakukan verifikasi agar (data penerima) lebih akurat lagi,” lanjut Imam.

Imam memastikan pihaknya akan mengakomodasi sanggahan atau usulan masyarakat. Jika ada masukan, tim akan mengunjungi langsung ke rumah warga yang tidak bisa hadir di titik yang telah ditentukan.

​Ketelitian DLHKP, jelas Imam, sekali lagi untuk memastikan bansos kompensasi dampak TPA betul-betul disalurkan kepada penerima yang terdampak TPA. “Kita tahu bahwa sesuai perwali, yang terdampak TPA itu adalah warga yang bertempat tinggal di Kelurahan Pojok, dibuktikan dengan KTP dan KK,” terang Imam.

​Melalui verifikasi faktual itu, dimungkinkan ada perubahan data penerima. Hingga Rabu (13/8) lalu, sudah ada beberapa nama yang terbukti sudah tidak tinggal di Kelurahan Pojok. “Kalau seperti itu otomatis akan tercoret. Dan datanya akan lebih akurat penerimanya,” jelasnya, Kamis (14/8/2025).

​Verifikasi faktual rencananya akan berlangsung selama 10 hari. Menyasar warga yang ada di empat zona dekat TPA. Total sebanyak 3.358 penerima manfaat. Setelah verifikasi selesai, DLHKP akan segera mencairkan dana kompensasi tahun 2025. Can

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…