APPSI Buka Posko Aduan Pedagang, Respons Penyegelan Ratusan Kios Pasar Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kios dan los pasar tradisional di Kota Madiun
Kios dan los pasar tradisional di Kota Madiun

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Penyegelan ratusan kios dan los pasar tradisional di Kota Madiun memantik reaksi keras pedagang. Kebijakan Pemkot yang dinilai represif membuat pedagang kian terpojok. Merespons kondisi tersebut, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Madiun resmi membuka posko pengaduan untuk menampung aspirasi dan keluhan pedagang, Jumat (29/8/2025).

“Posko pengaduan akan menampung aspirasi, keluhan, dan problem yang dihadapi pedagang pasar tradisional,” tegas Ketua DPD APPSI Kota Madiun, Mayang Lili Mawarti.

Mayang menilai, langkah ini merupakan bentuk komitmen APPSI mendampingi pedagang sekaligus mencari solusi atas dampak penyegelan. Sebelumnya, Pemkot Madiun melayangkan surat peringatan massal kepada pemilik kios dan los dengan dalih pelanggaran Perda retribusi.

“Silakan saja kalau mau menyegel, itu memang wewenangnya pemkot. APPSI tidak menghalangi. Tapi jangan sampai pedagang yang jadi korban kebijakan dibiarkan sendirian dan bingung mau mengadu ke siapa,” ujar Mayang menegaskan.

APPSI juga aktif mendampingi pedagang dalam audiensi dengan DPRD Kota Madiun serta berkonsultasi dengan APPSI Jawa Timur dan pusat. Menurut Mayang, permasalahan pedagang tak hanya soal penyegelan atau tunggakan retribusi, melainkan menyangkut keberlangsungan pasar tradisional sebagai urat nadi ekonomi rakyat.

“Pedagang itu hidupnya dari pasar. Jangan hanya ditekan pakai aturan dan jadi alat kepentingan saja,” kritiknya.

APPSI berharap posko pengaduan, baik secara online maupun offline, dapat menjadi sarana komunikasi antara pedagang dan organisasi. Informasi teknis akan disampaikan melalui paguyuban maupun langsung ke pedagang di pasar. (man)

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …